Indonesia Negara Maritim Dengan Laut Luas Masih Impor, Swasembada Garam Belum Terealisasi

9

BISNIS BANDUNG –  Keputusan pemerintah untuk kembali mengimpor garam bertolak belakang dengan pernyataan yang sempat dilontarkan Jokowi beberapa waktu lalu . Jokowi yakin Indonesia dapat swasembada garam .

Pada 2015, pemerintah merumuskan peta jalan swasembada garam nasional dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi. Peta ini disusun oleh Kementerian KKP, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.

Salah satu target bombastis yang dicanangkan dalam peta tersebut adalah Indonesia bisa terbebas dari impor garam pada 2015. Namun, Indonesia justru masih dibanjiri impor garam, terutama untuk kebutuhan industri.

Dua tahun berselang, Jokowi kembali memerintahkan jajarannya untuk mencari cara agar Indonesia menjadi negara swasembada garam . Lagi-lagi permintaan tersebut hingga saat ini belum terealisasi. Padahal Indonesia merupakan negara maritim dengan laut yang luas. “Masih rendah produksi garam nasional kita, sehingga yang kemudian dicari paling gampang yaitu impor garam. Dari dulu begitu terus, dan tidak pernah ada penyelesaian,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas pada Oktober 2020 lalu.

Jokowi menyatakan, total kebutuhan garam nasional pada 2020 mencapai 4 juta ton per tahun. Namun, produksi dalam negeri hanya mampu memberikan sumbangsih tak sampai setengahnya.

Impor garam contoh klasik

Ketergantungan Indonesia terhadap produk impor tak hanya soal pipa semata yang berujung pencopotan beberapa “inohong” Pertamina. Namun, masih banyak produk lainnya yang masih diimpor kendati barang tersebut sudah bisa diproduksi di dalam negeri.

Kini salah satu contoh klasik yang mencuat  adalah impor garam. Persoalan impor garam ini lebih epik, lantaran sempat memicu kasus korupsi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Garam, di mana pada 2017 lalu sang Direktur Utama Achmad Boediono dicokok karena dugaan penyalahgunaan izin importasi dari garam konsumsi ke garam industri.

Baca Juga :   UU Ciptaker Tetap Melindungi Kepentingan Petani Pelaksanaan Impor Harus Memperhatikan Norma

Hingga saat ini, Indonesia masih belum mampu memenuhi kebutuhan garam dalam negeri dengan garis pantai sepanjang 95.181 kilometer  yang terpanjang di dunia, Indonesia seharusnya mampu swasembada garam. Tahun ini, pemerintah telah memutuskan untuk kembali mengimpor garam. (B-003) ***