Indonesia Telah Tandatangani Perjanjian Kerahasiaan dengan Tesla

244

BISNIS BANDUNG – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia telah menandatangani non-Disclosure Agreement (NDA)  dengan perusahaan otomotif dari Amerika Serikat, Tesla Inc. Non-Disclosure Agreement ini merupakan perjanjian untuk menjaga informasi penting atau rahasia antara dua belah pihak. Aturan ini basanya memuat sanksi jika ada yang melanggar.

“Kami sudah 6 kali video call dan NDA sudah selesai ditandatangani,” kata Luhut dalam Dialog Special: Tantangan dan Optimisme Investasi 2021, Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Luhut menyebut, dalam waktu dekat, pemerintah akan menerima proposal yang diajukan Tesla dalam proyek baterai kendaraan listrik. “Saya pikir hari ini atau besok kita akan menerima proposal dari mereka,” sambungnya.

Meski begitu, Luhut mengaku belum mengetahui berapa besar investasi yang akan diberikan Tesla dalam proyek tersebut. Sebab, dia belum bisa membuka informasi detil dalam rencana kerjasama dengan perusahaan asal negara Paman Sam itu.

“Kita belum bisa men-disclose (membuka) terlalu detil ke publik,” kata dia.

Sebagai informasi, utusan dari Tesla dikabarkan batal datang ke Indonesia untuk membahas perencanaan pembangunan industri baterai kendaraan listrik di Indonesia. Tesla merupakan satu dari 7 perusahaan asing yang akan bermitra dengan PT Indonesia Battery Holding (IBH) dalam membangun industri kendaraan listrik berbasis baterai. (C-003/BBS)***

Baca Juga :    Ilmuwan Ungkap Pelemahan Medan Magnet Bumi?