Inilah ALasan yang Membuat PPnBM 0 Persen Sangat Penting Untuk Industri Otomotif

152

Pemerintah memiliki alasan penting dalam mengeluarkan kebijakan PPnBM mobil 0 persen mulai Maret 2021. Relaksasi pajak PPnBM  (penjualan atas barang mewah) mobil diprediksi akan mengembalikan produksi ke angka 1 juta unit seperti sebelum masa pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi buka suara alasan pemerintah memberikan insentif kepada industri otomotif berupa diskon PPnBM mobil baru hingga 0%. Hal itu disampaikannya dalam teleconference Kamis 25 Februari 2021.

Dia mengatakan, penjualan mobil baru per tahun rata-rata 1 juta hingga 1,1 juta unit. Namun, di tahun 2020 atau di saat pandemi penjualan mobil hanya sekitar 550 ribu. Jadi, stok atau pasokan mobil pun tinggi.

Maka dari itu, pemerintah pun memberikan insentif berupa diskon PPnBM hingga 0% dengan harapan konsumsi masyarakat meningkat.

Selain itu, bukan tanpa alasan pemerintah memilih industri ini. Lutfi mengatakan, industri ini mempekerjakan tenaga kerja terampil sebanyak 1,5 juta tenaga kerja.

“Kenapa kita memilih insentif (PPnBM) kepada industri otomotif ini, karena industri ini mempekerjakan banyak high skill labour yang secara langsung, jumlahnya hampir 1,5 juta,” katanya.

Selanjutnya Lutfi mengatakan, kalau industri ini tidak diberi insentif diskon PPnBM hingga 0% maka mereka akan menutup pabriknya.

Alasan penting yang terakhir adalah adanya insentif tersebut diharapkan stok mobil berkurang dan ketika berkurang mereka akan membuka pabrik-pabriknya lagi. Namun tak berhenti di situ, pihaknya juga berencana menggenjot ekspor.

Lutfi bilang akan bicara dengan pihak terkait untuk memastikan memakai fasilitas produksi di Indonesia dan melakukan ekspor. Terutama, dengan negara yang memiliki perjanjian dagang dengan Indonesia. (E-002/BBS)***

Baca Juga :   Di Area Sport Jabar Arcamanik Bandung 228 Starter Ikuti SERI PEMBUKA MLDSPOT Auto GYMKHANA