Isya Anshori – Mencetak Wirausaha Muda Bidang Pertanian

44

Isya Anshori adalah Ketua Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Indonesia (DPP Popmasepi 2019-2021),dan juga merupakan salah seorang pendiri Ikatan Keluarga Mahasiswa Indramayu (IKEMA).  Ia lahir di Indramayu  pada tanggal 8 Desember 1999. 

Penganut motto hidup “A man without a vision is like a compass without pointing needle” ini mengemukakan, awalnya ia aktif dalam organisasi hanya untuk sebatas belajar. Proses belajar ini Isya jalani selama 2 tahun dengan menjadi pengurus Popmasepi periode 2017-2019. Tahap demi tahap dilaluinya, hingga ia kemudian mencalonkan diri sebagai Ketua Umum DPP Popmasepi.

“Banyak kontribusi yang sudah dilakukan oleh organisasi ini, sejak berdirinya organisasi yakni dari  tahun 1990. Fokus kami adalahdi bidang sosial ekonomi pertanian.  Setiap tahun kami menerapkan program di 3-4 desa, yang mana kami meningkatkan sosial ekonomi warganya, mencetak wirausaha muda di bidang pertanian, dan mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah,”tutur Isya Anshori.

Diungkapkannya pula, ia dipilih menjadi Ketua Popmasepi semata-mata karena keadaan, yakni ditunjang oleh berbagai proses yang sudah dialami, dan jugakarena latar belakangnya yang menyukai tantangan baru, serta ingin belajar lebih mendalam.

Sebelum menjadi Ketua Umum DPP Popmasepi, Isya Anshori aktif di berbagi organisasi, seperti Himpunan Mahasiswa Agribisnis Untirta, Wakil Ketua IKEMA, dan LMND Untirta dari tahun 2017 hingga saat ini.

“Saya baru terpilih sebagai Ketua Popmasepi pada bulan Oktober lalu, jadi baru satu bulan saya menjabat sebagai Ketua dan sudah 2 tahun saya menjadi pengurus.  Saya menyukai tantangan, dan di organisasi ini banyak tantangan seperti yang saya inginkan, karena organisasi ini berasal dari berbagi macam perguruan tinggi yang kultur budayanya juga berbeda. Semua hal inilah yang membuat saya terpacu menjadi pengurus. Anggota organisasi ini terdiri dari mahasiswa jurusan sosial ekonomi/agri bisnis/penyuluhan dari seluruh Indonesia, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 100 kampus. Anggota terbanyak di organisasi ini berasal dari pulau Sumatra,”ujar Isya.

Ia mengaku, berhasil meraih penghargaan selama aktif di organisasi in, yaitu menjadi finalis business plan di Majalengka serta mendapatkan beasiswa aa hinggas.  Isya juga banyak mengalami hal menarik yang ia dapatkan selama aktif di organisasi ini.

Menurut Isya Anshori, walaupun ia aktif dalam berbagai organisasi, ia tetap bisa membagi waktunya dengan baik, dan tidak ada yang dikorbankan satu sama lain. Bila harus memilih, untuk saat ini Isya Anshori lebih memilih sebagai Ketua DPP Popmasepi, dikarenakan di organisasi ini iamendapat amanat yang besar, dan ada sekala prioritas yang harus diambil. Banyak hal yang sudah dilakukan untuk mem-branding organisasi ini agar terus eksis di kalangan mahasiswa, masyarakat maupun pemerintah.

Penggemar warna hitam ini juga mengklaim, banyak halyang sudah dilakukannya untuk mengadvokasi beragam masalah yang ada di masyarakat tani, dan terus mengawal kebijakan- kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada petani.

“Saya memperoleh banyak manfaat dengan bergabung di Popmasepi. Selain mendapat ilmu serta memperluas jejaring pertemanan, kita bisa mengeksplor kemampuan kita sesuai dengan apa yang disukai.

Isya Anshori berpendapat, keberpihakan dan perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian saat ini sudah cukup baik, walaupun masih banyak program yang tidak tepat sasaran bagi masyarakat tani. Seharusnya, tidak boleh lagi ada  program yang salah sasaran, yang mana dalam hal ini harus ada kolaborasi antar instansi terkait, sehingga harapan Indonesia untuk menjadi lumbung pangan dunia bisa tercapai. (E-018)***