Iuran Naik, Ribuan Peserta BPJS Kesehatan Mandiri Pilih Turun Kelas

20

Ribuan peserta BPJS kesehatan mandiri di Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat memilih turun kelas, pasca ditetapkannya kenaikan iuran BPJS per 1 januari 2020. Tercatat, sekitar 600 hingga 750 peserta BPJS mandiri, yang mengurus perpindahan setiap harinya.

Seperti inilah suasana kantor BPJS kesehatan cabang Kota Cimahi yang juga menaungi wilayah kabupaten bandung barat. Sejak ditetapkannya kenaikan iuran BPJS kesehatan, mulai per 1 januari 2020, banyak dari peserta BPJS kesehatan mandiri yang mengurus kepindahan untuk turun kelas.

Kebanyakan dari mereka, memilih turun kelas dari kelas satu ke kelas dua atau kelas tiga. Kantor BPJS kesehatan cabang Kota Cimahi mencatat, puncak kunjungan peserta BPJS mandiri yang mengurus kepindahan untuk turun kelas, terjadi sejak 25 hingga 31 desember kemarin, dan masih terjadi hingga kini. ratarata kunjungan, setiap harinya mencapai 600 hingga 750 orang.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo melalui peraturan Presiden , PERPRES, nomor 75 tahun 2019 telah resmi menaikan iuran BPJS mulai per 1 januari 2020. Iuran untuk kelas satu dari 80 ribu menjadi 160 ribu, kelas dua dari 51 ribu menjadi 110 ribu dan kelas tiga dari 25 ribu menjadi 42 ribu.dengan kenaikan tersebut warga mengaku cukup keberatan. kendati demikian, warga berharap, dengan kenaikan tersebut dapat meningkatkan pelayanan serta peningkatan sistem di BPJS kesehatan.

Selain banyaknya peserta BPJS kesehatan mandiri yang memilih turun kelas. kenaikan peserta BPJS bagi warga kurang mampu atau peserta bebas iuran, PBI pun mengalami peningkatan. Kantor BPJS Kota Cimahi mencatat, per 1 agustus 2019 dari yang semula 23 ribu peserta menjadi 42 ribu peserta.

Algi Muhammad Ghifari, Bandung Tv.,