Jabar Segera Berlakukan Rapid Test Covid-19

9

BISNIS BANDUNG – Pemeriksaan cepat  atau  Rapid Test COVID-19 secara massal segera diberlakukan di Jawa Barat, dimulai dari Kabupaten dan Kota Bekasi serta Kabupaten Karawang.

“Bagi warga Bekasi dan  Karawang dimulai Selasa (24 Maret ) atau paling telat Rabu pekan ini  dilakukan tes massal dengan metode rapid test,” kata  Gubernur Jabar, Ridwan Kami ketika  meninjau kesiapan Stadion Patriot Chandrabhaga bersama Wali Kota Bekasi, Minggu (22/3/20).

Rapid test merupakan metode pemeriksaan untuk melacak infeksi virus SARS-CoV-2 dengan mengambil sampel darah yang akurasinya mencapai 95 persen. Hasil rapid test dapat diketahui dalam waktu 10 menit.

Jika ada warga yang positif COVID-19 dari hasil rapid test, warga tersebut akan dites kembali dengan metode PCR  (Polymerace Chain Reaction) dengan mengambil sampel lendir di hidung dan tenggorokan.

Menurut Kang Emil, pelaksanaan tes akan menggunakan konsep Drive Thru atau pemeriksaan menggunakan kendaran. Ini  bertujuan untuk menghindari kerumunan saat pelaksanaan tes.

“Gambarannya, minimal stadion ada tiga jalur masuk, jadi dia datang dites di sebuah tenda ambil sampel darahnya lalu masuk ke area tunggu tanpa harus turun dari kendaraan. Bagi yang tidak punya kendaraan, ketua RW dan Lurah wajib menyediakan kendaraan,” katanya.

Kriteria warga yang dites pada tahap satu adalah semua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP). Kemudian, 50 orang terdekat yang sempat melakukan kontak fisik dengan PDP dan ODP akan dites, termasuk warga yang berkontak fisik dengan pasien positif COVID-19.

“Kriteria kedua adalah petugas kesehatan. Dan kriteria ketiga adalah warga yang profesinya banyak berinteraksi dengan masyarakat seperti lurah, camat, kiai, ulama,” kata Kang Emil.

“Tahap satu ini tidak semua akan dites karena tidak mungkin. Di Korea Selatan saja yang jumlah penduduknya 45 juta, hanya mengetes 200 ribu orang. Jadi, ada kriterianya tidak dites semua. Tetapi, setelah tahap satu selesai, seiring dengan datangnya alat tes yang lebih banyak, masuk ke tahap dua yaitu masyarakat yang ingin dites,” imbuhnya.

Dia  mengatakan, peralatan untuk rapid tes akan segera datang di Kota Bandung pada awal pekan ini. Selain itu,  pelaksanaan pemeriksaan tes massal COVID-19 di Jabar terbagi dalam tiga zona menyesuaikan dengan banyak jumlah warga yang terpapar.

Di Jabar ada tiga  zona yang ditetapkan pemeriksaan massal. Stadion Patriot (Chandrabhaga) untuk warga Kabupaten/Kota Bekasi dan  Kabupaten Karawang. Stadion Pakansari untuk warga Kota Kabupaten Bogor dan Kota Depok. Dan sisanya, di Stadion Jalak Harupat untuk daerah lainnya.

Sejauh ini tercatat 55 warga Jabar positif COVID-19. Dari jumlah tersebut, kebanyakan warga Jabar positif COVID-19 berada di wilayah Bogor, Depok dan Bekasi. (B-002)***