Jadi Polemik, Bansos BPNT Berupa Ayam Hidup Untuk Warga

2

Penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT, di kecamatan Pagelaran,Kabupaten Cianjur, tidak seperti biasanya. Warga penerima manfaat berinisiatif secara musyawarah, menghendaki salah satu komiditinya yakni ayam hidup.

Baden, warga penerima manfaat di Kampung Pangadegan, Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, merasa penyaluran BPNT di bulan Januari 2021, berbeda dengan penyaluran BPNT di bulan sebelumnya. Untuk saat ini, warga penerima manfaat , berdasarkan hasil musyawarah bersama antara warga penerima manfaat,menghendaki salah satu komoditinya dengan ayam hidup seberat satu kilogram. Alasan warga penerima manfaat, dengan ayam hidup bisa dipelihara dan diternakan ataupun disembelih dalam keadaan segar. Selain ayam hidup, komoditi yang disalurkan telur enam butir, sayuran wortel nol koma lima kilogram, tahu satu bungkus, jeruk empat butir serta bantuan pangannya berupa beras sebanyak sembilan kilogram.

Sementara itu, sebelumnya beredarnya informasi pemberitaan keluarga penerima manfaat mendapatkan penyaluran ayam yang mati, dibantah pihak kecamatan setempat. Sebab hingga saat ini tidak ada yang melaporkan adanya keluhan komoditi dari warga penerima manfaat . Menurut Camat Pagelaran, Deni Widya Lesmana, selama penyaluran ayam hidup,tidak menemukan adanya keluhan atau protes dari warga penerima manfaat BPNT. Sebab penyaluran ayam hidup hanya disalurkan sebelas desa sesuai keinginan keluarga penerima manfaaat. sedangkan tiga desa lainnya mendapatkan penyaluran daging sapi.

Selain itu, dari hasil koordinasi dengan semua pihak, dipandang tidak ada yang melanggar pedoman umum penyaluran BPNT, dan tidak ada keluarga penerima manfaat yang merasa dirugikan.

 

Heri Setiawan , Bandung Tv .,

Baca Juga :   Nelayan Asing Pencuri Ikan Diduga Didukung Aparat Negaranya