Jelang Buka Lagi 23 Mal di Bandung Dipantau Gugus Tugas

13

BISNIS BANDUNG – Sebanyak 23   mal di  Kota Bandung mendapat pantauan cukup ketat dalam melaksanakan ketentuan-ketentuan dan standar   protokol kesehatan. Berdasarkan jadwal, tim dari gugus tugas memantau kesiapan   mal  tersebut  dari  2 hingga 5 Juni 2020.

Gugus tugas memberi perhatian serius bagi pengelola   mal dan pusat perbelanjaan lainnya guna berkomitmen melaksanakan pencegahan penyebaran  Covid -19 , di antaranya mengontrol pergerakan orang.

“Kami telah menyusun jadwal pemantauan. Hari ini (Selasa), kami memantau ke  BEC, PVJ dan BIP. Pemantauan ke   mal , dan pusat perbelanjaan berlanjut hingga Jumat 5 Juni 2020 ,” jelas Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandang  Ema  Sumarna, Selasa (2/6/  2020.

Upaya beserta penyediaan fasilitas penunjang penerapan standar  protokol kesehatan , perlu menjadi perhatian pengelola mal . Beberapa di antaranya, penyediaan fasilitas cuci tangan beserta pembersih, pemeriksaan suhu tubuh beserta kedisiplinan menggunakan masker pada tiap-tiap individu yang memasuki  mal , pengaturan jarak, pembatasan jumlah pengunjung berikut jam operasional.

Tim gugus tugas, tutur Ema, turut mengingatkan kepada pengelola   mal agar terus mengedepankan kewaspadaan. Perihal pembatasan jumah pengunjung, maksimal 30% dari kapasitas saat mulai kembali beroperasi nanti. Pembatasan itu berlaku pada bagian-bagian ruangan lain , tak hanya area utama.

“Secara umum, kami cukup puas akan kesiapan dari sejumlah pengelola   mal. Pengelola berupaya menjalankan standar  protokol kesehatan dengan inovasi, dan kreasi masing-masing. Bentuk inovasi beserta kreasi beragam, mengingat keadaan objeknya (mal ) berbeda-beda,” ucap Ema.

Saat  mal  mulai kembali beroperasi, Ema menyebutkan, terdapat sejumlah bagian yang belum bisa membuka aktivitas, seperti bioskop, karaoke, tempat bermain anak. Untuk resto, take away (diambil), belum bisa dine in (makan di tempat).

Ema menuturkan, tim segera menyerahkan laporan kepada ketua umum gugus tugas -Wali  Kota Badung – setelah memantau 23  mal secara keseluruan. “Rekomendasi bagi   mal mulai kembali beroperasi merupakan kewenangan pimpinan, Pak Wali dengan pertimbangan dari berbagai elemen lain gugus tugas,” ucap Ema. (B-002)***