Jutaan Orang Sambut Habib Rizeq Pakar : Belum Ada Yang Covid

16

BISNIS BANDUNG – Pakar Epidemiolog FKM Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono mengatakan,  hingga saat ini belum ada laporan positif Covid-19 dari jutaan orang yang menyambut kepulangan Habib Rizieq SHihab di Bandara Soekarno-Hatta.  Berdasarkan data yang dimilikinya , belum ada laporan kasus positif Covid-19 akibat kerumunan dalam jumlah banyak yang terjadi di Petamburan, Tebet dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

“Menurut FKM-UI dari data yang ada , belum ditemukan klaster akibat kerumunan di Petamburan dan Tebet. Kenaikan kasus di Jakarta lebih banyak terjadi akibat dampak libur panjang,” ujar Pandu kepada wartawan, Selasa (24/11/2020).

Ia membantah Satgas Penanganan Covid-19 yang menyebut muncul klaster penularan virus corona di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat.

Pandu menyebut,  tidak ada klaster Petamburan meskipun terjadi kerumunan pada saat penjemputan HRS di Bandara Soetta, Maulid Nabi di Petamburan dan Tebet beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data yang dimiliki FKM-UI, menurut Pandu, kenaikan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta berasal dari klaster keluarga usai libur panjang 28 Oktober-1 November 2020.

“Menurut saya enggak ada klaster Petamburan, yang positif memang banyak. Tapi enggak ada kaitannya dengan klaster kerumunan itu. Kalau klaster keluarga yang berlibur, itu ada, Di Tebet ada klaster baru berasal dari keluarga karena cuti liburan , ditemukan 19 klaster keluarga,” ungkap  Pandu .

“Petamburan itu  dikaitkan dengan HRS, enggak juga. Jadi keliatannya sih ini ada gerakan-gerakan untuk jelekin kerumunan tadi,” ujar Pandu.

Kanit Patroli Polsek Tanah Abang Margiyono, mengatakan bahwa ribuan orang yang menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab (HRS) di Petamburan, Jakarta. Setelah itu sebanyak 169 warga mengikuti rapid test massal yang digelar Satgas Covid-19 di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (23/11) , hasilnya negatif Covid-19. Rapid test gratis dilakukan pada Minggu , atau hari pertama rapid test yang diikuti  sebanyak  89 warga . Menyusul hari berikutnya, tes diikuti oleh 80 warga. Kegiatan rapid tes massal dilaksanakan di SD Negeri 01 Petamburan.  (B-003) ***

Baca Juga :   Anggota Aprindo Targetkan Omzet Penjualan Naik 20%