Kawistara Balai Bahasa 2017 Diberikan pada Prof Ganjar Kurnia DEA

252

Anugerah Kawistara merupakan wujud apresiasi dan penghormatan yang diberikan oleh Balai Bahasa Jawa Barat atas dedikasi dan konsistensi kepada pihak pihak yang peduli dan komitmen dalam pembinaan dan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia di Jawa Barat.
Pemberian Kawistara ini merupakan penghargaan ketiga kalinya sejak tahun 2014 dan 2015.

Pada Kawistara 2017 Balai Bahasa Jawa Barat memberikan penghargaan kepada pejabat publik,tokoh legenda bahasa dan sastra, lembaga, serta komunitas literasi diberikan kepada Dr Bima Arya (pejabat publik/ Walikota Bogor), kategori legenda pegiat bahasa dan sastra diberikan kepada Prof Dr Ir Ganjar kurnia DEA. Kemudian kategori untuk lembaga diberikan kepada RRI Bandung dan untuk kategori komunitas literasi diberikakan pada TBM Bina Kreasi Muda.

Balai bahasa Jawa Barat merasa perlu memberikan penghargaan kepada tokoh tokoh yang mempunyai perhatian sangat besar terhadap bahasa dan sastra Indonesia di Jawa Barat.
Penghargaan ini merupakan apresiasi pemerintah terhadap pejabat publik kota/kabupaten, legenda pegiat bahasa dan sastra, lembaga, dan komunitas yang mengembangkan dan membina bahasa dan sastra di Jawa Barat. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil karya, konsistensi dan komitmen dalam bidangnya,serta aktivitasnya dalam mengembangkan bahasa dan sastra.

Secara makro pemberian penghargaan ini juga didorong oleh niat mempertahankan,menumbuhkan,memperkuat dan memartabatkan bahasa negara.
Semua itu berkaitan dengan upaya memupuk citra Jawa Barat sebagai kota budaya sekaligus sebagai pusat budaya sastra yang diharapkan kelak melahirkan produk budaya bernilai tinggi yang mampu membangun peradaban yang lebih mengedepankan aspek mental spiritual dan humanis religious.

Pemberian Kawistara bertujuan :
1. Memberi dorongan yang positif dan membangun kepada para pejabat publik agar mereka lebih peduli terhadap bahasa Indonesia dengan mewujudkan pembuatan Perda atau kebijakan terkait dengan bahasa Indonesia dan daerah.
2. Membangun komitmen seluruh organisasi (instansi) di Jawa Barat agar tetap peduli atau memperhatikan dan memberikan ruang khusus untuk bahasa dan sastra.
3. Merangsang lahirnya tokoh legenda baru yang memiliki perhatian dan dedikasi dalam pembinaan dan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah serta mempunyai pemikiran atau visi dan misi terhadap bahasa Indonesia dan daerah sebagai bahasa nasional serta lambang identitas dan martabat bangsa.
4. Memberi semangat terhadap komunitas agar tetap berkarya dan beraktivitas secara konsisten
5. Mempertahankan,menumbuhkan dan memperkuat tradisi berbahasa dan bersastra di Jawa Barat. (E-001)***