Kecam Angkutan Online, Supir Angkot Mogok

200

Ratusan pengemudi angkutan kota di wilayah wisata Lembang kabupaten Bandung Barat, memilih tidak mengoperasikan angkutan mereka, Selasa siang. Hal tersebut buntut dari aksiĀ  mogok pengemudi angkot di kota Bandung.

Informasi mengenai para supir angkot di kota Bandung yang menolak mengangkut penumpang, berimbas pada para pengemudi angkot jurusan luar kota. Mereka merasa khawatir timbul gesekan antar pengusaha maupun pengemudi angkot.

Puluhan pengemudi angkot pun memarkirkan kendaraan mereka di jalan raya Lembang. Sedangkan mereka duduk-duduk di seberang jalan. Tiap angkutan yang tetap mengangkut penumpang diberhentikan, dan diminta ikut memarkirkan angkutan mereka di pinggir jalan.

Seorang supir angkot jurusan Lembang-Stasiun Hall, Nanang Hidayat mengaku, aksi mogok ini sebagai solidaritas sesama pengemudi angkot di kota Bandung. Para supir angkot menuntut dicabutnya legalitas angkutan online atau daring, karena secara tidak langsung telah mematikan mata pencaharian supir angkutan konvensional.

Seorang warga, Siti Khodijah pun mengeluhkan ketiadaan angkot di kawasan Lembang. Setelah mengantar anaknya mengambil raport di SMP Negeri 3 Lembang, dirinya dan kedua anaknya kesulitan untuk pulang ke rumah mereka di Cihideung, Parongpong.

Aksi mogok ini dilakukan para sopir sejak pukul 9 pagi, dan rencananya akan dilakukan selama tiga hari.

Algi Muhammad Gifari, BandungTV.