Kedelai melonjak, pengrajin tahu dan tempe terancam berhenti beroperasi

0

Harga kedelai yang terus mengalami kenaikan, berimbas pada para pengrajin tahu dan tempe di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung. Jika harga kedelai terus naik, produksi tahu tempe terancam berhenti. Para pengrajin berharap, pemerintah segera melakukan swasembada kedelai.

Para pengrajin tahu dan tempe, mengeluhkan harga kedelai yang terus mengalami kenaikan, sejak beberapa bulan silam. Kini harga satu kilo kedelai, mencapai kisaran harga sembilan puluh empat ribu rupiah, padahal pada bulan November hanya berkisar tujuh puluh dua ribu.

Ketua koperasi pengrajin tahu tempe Indonesia Kabupaten Bandung – Ghufron CV mengatakan, sebagian kecil pengrajin tahu dan tempe di Baleendah, Kabupaten Bandung, sudah tidak berproduksi karena mahalnya harga kedelai.

Para pengrajin tahu dan tempe berharap, pemerintah segera memperhatikan para pengrajin tahu tempe, dengan menekan harga kedelai, agar para pengrajin tahu dan tempe bisa tetap bertahan menjalankan usahanya, dan tidak mengalami gulung tikar.

Rezytia Prasaja,  Bandung Tv.

Baca Juga :   Perjalanan Panjang Sahkan Perda tentang SOTK Jabar