Kekeringan Mulai Mengancam

483

Kekeringan dikhawatirkan akan mengganggu program ketahanan pangan. Karena itu sejak awal musim kering pemerintah menyampaikan imabauan kepada para petani, terutama di daerah-daerah rawan kekeringan, tidak menanam padi. Diminta, para petani beralih tanam dari padi ke palawija, terutama jagung. Para petani jangan main coba-coba, mereka menanam padi seperti biasa dengan harapan turun hujan meskipun pada musim kemarau. Apa yang terjadi,  para petani di beberapa daerah sudah menanam padi di sawah mereka.

Pemerintah juga melakukan pemetaan daerah-daerah rawan kekeringan. Untuk daerah-daerah yang sekarang sudah menanam padi, pemerintah mengantisipasi kekeringan dengan menyebarkan dan memasang pompa air. Disediakan lebih dari 500 pompa air yang pemasangannya dibantu tenaga TNI.  Akan tetapi masih sangat luas persawahan yang jauh dari sumber air, baik sungai  maupun embung atau sumur. Tentu saja mereka mengalamin kesulitan mendapat air padahal pada awal-awal tanam, tanaman padi membutuhkan air cukup banyak.

Musim  hujan kebanjiran musim kemarau kekeringan masih akan menjadi  stigma bagi beberapa daerah di Indonesia, khususnya Jawa Barat. Seperti juga Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, kita berharap,musim kemarau rahun ini tidak berakibat fatal vagi tanaman padi dan hortikultura kita. Indonesia belum benar-benar mampu membebasklan semua daerah dari bahaya banjir dan bahaya kekeringan. Kedua musim yang berlawanan itu  hampir selalu menimbulkan bencana.

Kita berharap saat ini, sampai musim kemarau berakhir, tidak ada El Nino sehingga kemarau tidak akan separah beberapa waktu lalu. Namun itu hanya harapan, karena kedatangan El Nino, meskipun kecil, selalu membawa dampak berupa musibah. (Furkon) ***