Ketekunan dan Keuletan Perajin Limbah Kayu Jadi Bernilai Ekonomi

419

BISNIS BANDUNG – Perkembangan industri kreatif di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung mampu berkembang . Salah satunya dilakukan perajin handycraft berbahan limbah kayu yang diolah menjadi barang bernilai ekonomi , sebagai hiasan dinding,cinderamata dan lainnya. Seperti di Workshop FunWood Crafter di Jalan Binong Tengah Bandung, sebuah workshop perajin kayu sejak tahun 2016 lalu mengkhususkan membuat produk souvenir dan dekorasi
Hary,perajin sekaligus owner Fun Wood Crafter yang awal hobi yang kemudian dikembangkannya usaha kecil kelompok UKM ( usaha Kecil Menengah) dengan mengolah limbah kayu menjadi barang bernilai.

“Awalnya cuma hobi membuat barang souvenir dari limbah kayu yang kemudian dipajang di rumah sendiri. Dalam perjalanannya, setelah melihat karya yang sudah jadi , banyak permintaan dari konsumen untuk karya serupa . Dari sanalah saya mengembangkan usaha. Dulu saya menjalankan usaha ini sambil kerja, sekarang saya fokus di
usaha ini saja,” cerita tutur Hary ketika ditemui BB, Senin (16/10/17).

Bahan kayu yang digunakan merupakan kayu pinus bekas packing mesin atau alat berat dari luar maupun dalam negeri yang banyak di temui di Kota Bandung. Walaupun bekas, kayu ini memiliki kualitas baik dengan tingkat kekerasan yang mumpuni untuk dijadikan berbagai macam karya berbahan kayu. “Kenapa pake pinus bekas, ya karena banyak ditemui. Selain itu kualitas kayu pinus bekas lebih baik dibandingkan kayu yang belum diolah (gelondongan). Kalau kalo ngolah dari awal prosesnya lama ,”ucap Hary.

Produk yang di produksi Fun Wood Crafter saat ini ada dua segmen, yakni souvenir dan dekorasi. Produk untuk souvenir , antara lain gantungan kunci , kotak jam tangan dan cincin , mini frame, jewellery hanging, coffee travel dan lainnya. Sedangakan untuk dekorasi diantaranya adalah wood quotes, wood silhouette and caricature, wood crates, display rack, coffee table dan banyak lagi. “Intinya apapun produk dari bahan kayu, kita bisa bantu membuatkannya.Apakah untuk souvenir, dekorasi rumahan atau dekorasi komersil seperti distro dan kafe.

Soal harga bisa menyesuaikan dengan budget,” ungkap kata pria 26 tahun ini menyebut soal harga. Misalnya , harga untuk produk kayu olahan berkisar Rp 4500 sampai dengan Rp 25.000 . Untuk souvenir Rp 100.000 dan Rp 20.000.000 untuk produk dekorasi. Selain itu Fun Wood Crafter menerima produk custom dengan harga menyesuaikan dengan budget pelanggan. Mengenai pemasaran produk Fun Wood Crafter dilakukan melalui Online.

Di antaranya melalui sosial media dan website. Sselain itu Fun Wood Crafter juga aktif mengikuti pameran yang diselenggarakan oleh Pemkot Bandung, Pemprov Jabar atau event yang diselenggarakan pihak swasta. Sedangkan pelayanan Fun Wood Crafter menggunakan sistem jemput bola, mendatangi calon pelanggan yang memerlukan informasi detail mengenai produk.

Saat ini Fun Wood Crafter mempekerjakan 5 (lima) orang karyawan dengan porsi pekerjaan yang berbeda. “Awalnya saya sendiri yang ngerjain, karena hobi. Tapi setelah
kapasitas produksi meningkat , saya ngajak beberapa rekan yang minat. Sekarang ada 5 orang dengan kapasitas kerja dan keahlian yang berbeda-beda. .(E- 010) ***