Kilang Minyak Terbakar Pasokan BBM Aman, Meski Kehilangan 400 Ribu Barel

7
Kilang Minyak Terbakar Pasokan BBM Aman, Meski Kehilangan 400 Ribu Barel

BISNIS BANDUNG– Akibat kebakaran Kilang Minyak PT Pertamina RU IV Balongan Kab.Indramayu berpotensi  menghilangkan produksi BBM nasional hingga  400.000 barel.

“Ya, kita kehilangan produksi yang tidak bisa disupply dari kilang sekitar 400 ribu barel,” ungkap  Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Mulyono kepada  wartawan, Senin (29/3/2021).

Kendati begitu, katanya stok BBM  nasional aman mulai dari gasoline, solar hingga avtur. Stok gasoline tersedia 10, 5 juta barel. Stok sebanyak itu cukup  memenuhi  kebutuhan gasoline sekitar 27-28 hari ke depan. Solar tersedia sekitar 8, 8 juta barel, cukup untuk  20 hari ke depan. Lalu avtur sekiutar  3,2 juta barel cukup sampai 74 hari konsumsi.

“Dengan adanya insiden  kebarakan ini, Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM ke masyarakat tidak terganggu dan saat ini masih berjalan normal,” sebut Pertamina dikutip di situs resminya.

Saat ini melalui tim HSSE Kilang Pertamina bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu masih fokus melakukan pemadaman api yang terjadi pada pukul 00.45 WIB di area tangki kilang yang berlokasi di Desa Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Pertamina menyatakan, selain melakukan upaya pemadaman, perseroan juga tengah melakukan penghentian operasi atau normal shutdown untuk pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran.

“Penyebab insiden saat ini belum dapat dipastikan dan masih dalam proses investigasi oleh pihak yang berwenang,” katanya.

Pertamina juga telah menyiapkan tempat untuk evakuasi dan pengungsian sementara bagi warga sekitar di GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendomo Kabupaten Indramayu.

“Pertamina meminta warga sekitar untuk tetap tenang, dan menjauh dari lokasi kebakaran,” sebutnya  seraya menambahkan saat insiden terjadi, ada 4 warga yang tengah melintas sehingga mengalami luka bakar dan langsung dirujuk untuk perawatan intensive di RSUD Indramayu.

“Saat ini dilakukan juga pemblokiran jalan menuju sekitar lokasi kejadian, dibantu oleh TNI,” tulis manajemen.

Sebelumnya diberitakan, kilang minyak milik PT Pertamina RU VI di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, terbakar pada Senin (29/3/2021) dini hari.

Corporate Secretary Subholding Refining and Petrochemical Pertamina Ifky Sukarya mengatakan, kebakaran diduga akibat petir yang yang terjadi pada Senin dini hari.

“Jadi tangki di kilang RU VI Balongan terbakar pada pukul 00.45 WIB dan kebetulan saat itu sedang terjadi hujan besar dan diduga ada petir,” ujar Ifky dalam wawancara kepada Kompas TV, Senin.

Ifky mengatakan, kebakaran terjadi pada salah satu tangki di kilang minyak, yakni tangki P300G. Meski demikian, Ifky mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih harus dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.(B-002)***