Kombes Yaved : Aparatur Kewilayahan Tiga Daerah Jabar Selewengkan Bantuan Dari Presiden

12

BISNIS BANDUNG – Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yaved Duma Parembang mengatakan, Kepolisian Jawa Barat mengungkap pelaku penyelewengan bantuan sosial (bansos corona) dari Presiden Jokowi. Mereka kebanyakan aparatur kewilayahan mulai dari Camat , Kepala Desa sampai RT.

Diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yaved Duma Parembang, selain aparatur kewilayahan  mulai dari Camat, Kepala Desa, perangkat desa dan ketua RT. Bahkan ada kasus penyelewengan dana bansos yang berkaitan dengan Kepala Dinas Sosial.

“Macam-macam terduga pelakunya, ada Camat, Kades, Kadis Sosial, Kasi Kesra, aparat desa, perangkat desa, dan ketua RT,” kata Yaved di Bandung, Rabu (29/7/2020).

Modus yang terjadi dalam sejumlah kasus penyelewengan bansos itupun beragam. Di antaranya ada kasus yang menggunakan modus langsung memotong dana yang seharusnya menjadi hak masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, lanjut Yaved, ada pula modus yang dilakukan dengan mengganti isi dus bansos berupa kebutuhan pokok. Isi bansos , ada yang diganti dengan produk yang lebih rendah kualitasnya ataupun lebih rendah nilai harganya.

“Ada yang diganti, isinya seharusnya daging diganti menjadi abon, bansos tunai diganti menjadi sembako, diganti beras kualitas lebih murah, termasuk pengurangan juga,” ujar Yaved.

Menurutnya kasus penggantian isi dus bantuan sembako itu terjadi di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang.

Sejauh ini, menuru Yaved, motif yang dilakukan oleh para terduga pelaku ialah untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain dengan cara menyelewengkan dana maupun bantuan sosial berisi sembako. (B-003) ***