Konsumen Diimbau Waspadai Saat Beli Parcel Lebaran

2

BISNIS BANDUNG – Pengawasan terhadap distributor penjualan parsel Lebaran harus tetap dilakukan guna mengantisipasi produk yang kadaluarsa, meski diperkirakan di tengah pandemi Covid-19 penjualannya akan berkurang.

Sejumlah konsumen di Kota Badung yang dihubungi mengharapkan, aparatur pemerintah tetap peduli dan konsisten  menindak atau menghentikan penjualan produk parsel yang kadaluarsa, karena bisa membahayakan kesehatan.

” Masyarakat kerap terpukau oleh kemasan parsel yang menarik, padahal isinya banyak makanan yang sudah tidak layak atau expired, akibat ulah oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab,” tutur  ibu Susi (52) di Karapitan Kota Bandung.

Konsumen lainnya, Tantan (42) di Kopo  Sayati Bandung berujar masyarakat tetap harus mewaspadai penjualan saat membeli parsel Lebaran, jangan sampai terkecoh  dan teliti melihat masa kadaluarsanya atas barang-barang yang dikemasnya.

Dikabarkan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung  segera melakukan sidak  terhadap distributor penjualan parsel Lebaran untuk mengantisipasi peredaran produk yang kedaluwarsa.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan sidak t bakal dilakukan pada pekan depan atau sepekan sebelum hari raya Lebaran bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM).

“Kita memonitor di mana saja ada toko yang membuka parsel, yang penting adalah (antisipasi) kedaluwarsa, bahan makanannya harus kita lihat,” kata Elly.

Apabila ada produk parsel yang kedaluwarsa, menurutnya akan disita dan diamankan oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selaku penegak hukum.

“Nanti kita sita kita ambil, kita juga akan sama Satpol PP, karena penyidikan yang berwenang, nanti dibuat tim,” kata dia. (B-002)***