“Korban” Djoko Tjandra Bertambah Setelah Tiga Jenderal Polisi Kejagung Juga Mencopot Jaksa

1059

BISNIS BANDUNG – Korban buronan Djoko Tjandra bertambah, selain tiga oknum jenderal polisi  , kini oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari dicopot dari jabatannya karena terbukti melanggar disiplin dan kode etik usai fotonya bersama buronan Djoko Tjandra beredar.

Hukuman tersebut dijatuhkan berdasarkan Surat Keputusan No. KEP-IV-041/B/WJA/07/2020 tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin (PHD) Tingkat Berat berupa Pembebasan dari Jabatan Struktural.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menyebutkan , pencopotan Pinangki dilakukan langsung oleh Wakil Jaksa Agung Untung Arimuladi . “Wakil Jaksa Agung telah memutuskan tentang penjatuhan hukuman disiplin tingkat berat berupa pembebasan dari jabatan struktural atau di-nonjob-kan kepada terlapor (Pinangki),” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu ( 29/7/2020) malam.Penjatuhan hukuman dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Pinangki.

Pinangki menjabat sebagai Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan, kedapatan 9 kali bolak balik ketemu Djoko Tjandra di luar negeri. “Dia bepergian ke luar negeri juga tanpa izin pimpinan,” ujar Hari.

Di mana saja Pinangki ketemu Djoko Tjandra? Menurut Hari , dari hasil pemeriksaan  diketahui sang jaksa bertemu buronan kasus cassie Bank Bali itu di Singapura dan Malaysia.

“Dia berangkat sendiri dan pengakuannya biaya sendiri. Bertemu dengan Djoko Tjandra dan Anita Kolopaking sebagaimana yang ada di dalam foto yang beredar di media sosial,” tutur Hari.

Pinangki  dianggap telah melanggar ketentuan yang terdapat dalam Surat Edaran Jaksa Agung No. 018/JA/11/1982 tentang Kesederhanaan Hidup, Surat Edaran Jaksa Agung Pembinaan No. B-1181/B/BS/07/1987 tentang Petunjuk Pelaksanaan untuk Mendapatkan Izin Bepergian ke Luar Negeri dan Surat Jaksa Agung Muda Intelijen No. B-012/D.1/01/1987 tentang Daftar Isian Clearance.

Selain itu, Pinangki juga melanggar PP No. 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia No. PER-067/A/JA/07/2007 tentang Kode Perilaku Jaksa. (B-003) ***