Kualitas Kopi Jabar Diakui Mancanegara

172

BISNIS BANDUNG- Produksi tanaman kopi Jawa Barat sangat diakui kualitasnya hingga ke mancanegara. Karena itu, untuk pengembangannya diperlukan penerapan teknologi yang modern untuk lebih meningkatkan kualitas kopi tersebut.

 “DPRD Jabar terus mendorong Pemprov Jabar agar tetap bisa memberi peluang bagi petani kopi di Jabar yang lahan memang cocok dan memungkinkan untuk ditanami kopi,” kata Ketua Komisi I DPRD Jabar, H.Syahrir, SE sebagaimana dilansir Humas DPRD Jabar, pekan ini.

Syahrir menegaskan, untuk mendongkrak petani kopi khususnya, DPRD meminta Pempov Jabar untuk terus membantu serta membimbing petani yang disertai pengembangan teknologi mulai dari penanaman hingga bibit kopi lebih berkualitas.

“Hingga hasil  produk kopi ke depan lebih bagus lagi dan bisa bersaing di pasar internasional. Baik dari jenis dan kualitas kopinya dan tentu kemasannya dan ketersiadaan produk. Ini akan sangat menunjang perekonian masyarakat Jabar,” terangnya.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan,   Swedia merupakan salah satu pasar potensial negara tujuan ekspor kopi asal Jawa Barat mengingat mayoritas warganya sangat menyukai komoditas itu.

“Acara `The Colour of Indonesia 14 Mei 2018` di Stockholm, Swedia, yang diselenggarakan KBRI Swedia menjadi kesempatan yang sangat bagus untuk memasarkan kopi Jabar kepada warga Swedia, terlebih warga Swedia yang cinta kopi, bahkan terungkap rata-rata dari mereka meminum delapan hingga 10 gelas kopi per hari,” katanya.

Menurut Aher,  pihaknya menyambut baik acara The Colour of Indonesia 14 Mei 2018 di Stockholm, Swedia, yang diselenggarakan KBRI Swedia karena acara tersebut bisa menjadi kesempatan baik untuk membangun kerja sama antara Jawa Barat dan Skane Region.

Apalagi selain acara promosi kopi, di Swedia pun akan digelar promosi seni budaya Indonesia, pariwisata dan perdagangan yang mengenalkan Indonesia ke publik Swedia.

Ia mengatakan kaitannya dengan kopi, di Jawa Barat banyak perajin kopi yang sudah biasa dengan event besar. “Mereka para perajin kopi Jabar bisa datang, dan kita akan kirim ahli racik kopi Jabar yang sudah bersertifikat  Amerika Serikat pada event 14 Mei 2018 nanti,” kata dia.

Menurut dia, para peracik kopi yang akan didatangkan nanti juga telah hatam keseluruhan kopi sekaligus memiliki akses langsung dengan pemilik kebun kopi, bahkan mereka mempunyai kebun kopi.

Dengan begitu, para pecinta kopi di Swedia akan mendapatkan penjelasan tentang keseluruhan Kopi Jawa Barat.

“Di Jawa Barat tengah hangat-hangatnya kopi. Sebab selain mampu mendatangkan keuntungan secara ekonomi, di sisi lain berguna untuk kepentingan konservasi lingkungan. Ekonomi ada, lingkungan pun bagus,” kata Aher.(B-002)***