Kurangi Pencemaran, Sampah Plastik Disulap Jadi Paving Blok

21

Seorang pemuda di Kabupaten Cianjur, berinovasi mengubah sampah plastik menjadi paving block. Pembuatan paving block tersebut, bertujuan guna mengurangi volume pencemaran lingkungan sampah plastik.

Mulai dari pagi hingga siang hari, para pemuda di kampung gedung hilir, desa sukamanah, Kabupaten Cianjur berkeliling ke setiap rumah warga, menggunakan grobak untuk mendapatkan sampah plastik. Setelah itu, sampah dibawa ke penampungan tempat pembuatan paving block. Satu persatu, sampah-sampah plastik dipilih untuk menjadi bahan pembuatan paving block tersebut. proses pembuatanya pun terbilang mudah, dengan menggunakan alat sederhana, sampah plastik dilakukan pernyortiran terlebih dahulu, kemudian dimasukan ke dalam tong ukuran sedang, yang sudah dicampurkan oli dan pasir, lalu dibiarkan selama satu jam pembakaran dalam tong. Setelah dirasa plastik sudah mencair, selanjutnya melakukan proses pencetakan menggunakan alat cetak khusus. Dalam satu kilo sampah plastik, bisa menjadi satu paving block. Dalam satu hari, pemuda tersebut dapat membuat paving block tiga atau lima, karena keterbatasan alat pembuatannya. Paving blok tersebut, memang tidak kalah berkualitasnya dengan paving block pada umumnya, yang terbuat dari pasir dan semen. Namun paving block yang dibuat pemuda tersebut, belum diperjual belikan karena belum di uji laboraterium, terkait kelayakan.

Pembuatan paving block dari limbah plastik tersebut, bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Selain itu, diharapkan pemerintah bisa memfasilitasi dalam membantu pengujian lab, terkait kelayakan paving block tersebut.

Heri Setiawan, Bandung Tv.,