Lapangan Kerkof Garut Dulu dan Sekarang

1553

Mendengar nama Kerkof bagi warga Garut sudah tidak asing lagi. Kawasan di daerah Haur Panggung tepatnya Jalan Merdeka Garut ini, merupakan tempat berkumpulnya masyarakat beraktivitas melakukan kegiatan olahraga.

Sebagai salah satu titik keramaian di Kota Garut,kawasan Kerkof dilintasi oleh berbagai jenis kendaraan, kendaraan pribadi maupun angkutan umum (angkot). Umumnya masyarakat Garut melakukan aktivitas olahraga di kawasan itu, selain untuk berolahraga setiap akhir pekan, juga selalu digelar berbagai macam kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas anak muda.

Namun lokasi ini puluhan tahun silam tidak bisa dilalui oleh masyarakat, karena kawasan Kerkof merupakan kuburan khusus untuk orang Eropa dan Tionghoa. Kerkop merupakan pelafalan dari bahasa Belanda yang secara harfiah berarti ”halaman gereja”. Namun kemudian diartikan menjadi ”kuburan”. Mungkin karena di sana banyak terdapat kuburan yang terletak di halaman gereja.

Kerkhof Haoer Panggoeng digunakan sejak tahun 1923,sebelumnya, kuburan untuk orang Kristen/Eropa berada di daerah Dayeuhandap. Selain untuk pemakaman orang-orang Eropa yang beragama Kristen (Europeesche begraafplaatsen), Kerkhof di Haoer Panggoeng digunakan juga untuk pemakaman orang Tionghoa (Chineesche begraafplaatsen).

Sementara itu, untuk pemakaman kaum muslim (Mohammedaansche begraafplaatsen), pemerintah kolonial menyediakan tempat di Tenjolaya yang dibangun pada tahun 1937. Kabarnya, pemakaman ini oleh masyarakat waktu itu disebut juga sebagai ”kerkop” (Naratas Garut). Keberadaan Kerkof berakhir pada tahun 1981, pada tanggal 1 Februari 1981 dimulai relokasi makam-makam di lokasi itu ke TPU Santiong, di Karangpawitan.

Pemerintah kabupaten memiliki sebidang tanah untuk lokasi pemakaman baru yang terletak di Santiong Desa Godog Pada waktu itu Bupati Garut dijabat oleh Taufik Hidayat, melakukan penataan kota de­ngan membangun berbagai macam infrastruktur. Di atas tanah bekas kuburan Kerkof dibangun lapangan dan menjadi salah satu titik keramaian di Garut hingga sekarang.

Tampaknya keangkeran lapangan pada tanah bekas kuburan tidak mengura­ngi antusias warga masyarakat Garut untuk beraktivitas di kawasan tersebut.
Selain memiliki berbagai fasilitas penunjang yang memadai kawasan Kerkof memiliki panorama cantik.

Selain kualitas udara masih bagus banyak spot menarik yang bisa dijadikan latar bagi generasi kekinian yang doyan berswafoto.Satu hal lainnya yang menjadikan Kerkof populer karena banyaknya penjaja berbagai macam kuliner dengan harga terjangkau dan bercitarasa enak. (E-001) ***