Liburan Panjang Momen Peluang Baik Tingkatkan Omzet bagi Pedagang

16
Liburan Panjang Momen Peluang Baik Tingkatkan Omzet bagi Pedagang

BISNIS BANDUNG– Pusat perbelanjaan dan para pedagang retail berharap dan berspekulasi ingin memanfaatkan liburan panjang pekan ini selama lima hari, mulai hari Rabu hingga Minggu (28 Oktober sampai 1 November).

Mereka menyambut gembira karena ada peluang meraup kocek sebanyak-banyaknya dalam momen liburan tersebut.

Era pandemi Covid-19 merupakan hari-hari ujian dan cobaan bagi para pedagang karena selain minimnya pengunjung juga daya beli yang menurun. “Kami berharap liburan panjang ada pemasukan melalui omzet yang  bagus,” tutur Agus penjual makanan di Antapani Bandung.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin)  Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan setiap usaha yang bergerak di sektor bisnis, khususnya pusat perbelanjaan perlu bersiap menghadapi libur panjang itu yang berpotensi meningkatkan jumlah pengunjung.

“Harapannya untuk sektor perekonomian, yakni ada geliat ekonomi, tingkat kunjungan meningkat,” kata Elly  pekan ini di Bandung.

Meski begitu, dia  mewanti-wanti para pengelola pusat perbelanjaan untuk menjalankan protokol kesehatan yang ketat untuk menangkal penyebaran Covid-19.

Pasalnya, kata dia, sejauh ini sejak diberikan relaksasi, pusat perbelanjaan di Kota Bandung belum pernah menjadi klaster penyebaran Covid-19. Sehingga hal itu, kata dia, harus dipertahankan dengan disiplin protokol kesehatan.

“Tapi peningkatan ekonomi juga harus beriringan dengan protokol kesehatan. Jangan sampai perekonomian meningkat tapi kita abai terhadap protokol kesehatan,” katanya.

Di Kota Bandung sendiri,  ada sebanyak 24 pusat perbelanjaan yang diberi relaksasi. Dia memastikan pihaknya selalu mengawasi protokol kesehatan di seluruh pusat perbelanjaan itu.

“Intinya mall di Kota Bandung aman ya untuk dikunjungi, jangan khawatir,” kata Elly.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat yang akan berkunjung untuk berdisiplin menerapkan protokol kesehatan yang sudah diatur ketika mengunjungi pusat perbelanjaan.(B-002)***

Baca Juga :   Efek Corona Lemahkan  Ekonomi