Longsor Tutup Jalur Penghubung 4 Kecamatan

10

Akibat hujan deras dari pagi hingga siang hari , tebing setinggi 10 meter di Desa Babakan Karet , Kabupaten Cianjur  , mengalami longsor hingga mengakibatkan akses jalur penghubung 4 kecamatan, tertutup material longsoran tanah dan pohon. Hingga saat ini, jalur tersebut belum bisa dilalui kendaraan .

Hujan deras yang terjadi sejak pagi hingga siang hari , terus mengguyur di wilayah Cianjur, hingga menyebabkan tebing setinggi 10 meter , di desa babakan karet , kecamatan cianjur , kabupaten cianjur  , pada jumat siang, mengalami longsor . Longsor yang menutupi seluruh badan jalan tersebut, mengakibatkan  akses penghubung 4 kecamatan , yakni kecamatan cianjur , kecamatan , karang tengah , kecamatan mande dan kecamatan cugenang , lumpuh tidak bisa dilewati . Selain tertutup material longsoran tanah , di jalur tersebut pun tertutup sejumlah pohon yang tumbang . Kejadian bencana tebing longsor pun, mengakibatkan seorang pengendara motor  , bernama deni hamdani , warga setempat , mengalami luka yang cukup serius , akibat tertimpa ranting pohon yang rubuh saat melintas di jalur tersebut. Saat ini, korban menjalani perawatan medis di rumah sakit umum daerah Cianjur . Petugas gabungan , dari BPBD , Tagana , TNI , Polri , serta warga masyarakat , langsung melakukan evakuasi material tanah longsoran, dan pohonpohon yang tumbang , dengan menggunakan alat seadanya . Jalur dari kedua arah tersebut , sementara belum bisa dilalui oleh kendaraan , dan masih dilakukan evakuasi oleh petugas gabungan.

Longsor tersebut diakibatkan derasnya hujan yang terjadi dari pagi hingga siang hari , yang menyebabkan tebing longsor. Selain tebing , sejumlah pohon pun rubuh . Pihaknya bersama petugas gabungan lainnya , terus berupaya melakukan evakuasi material longsoran tanah dan pohon , agar jalur segera dilalui kembali oleh warga masyarakat . Namun , meski pun demikian , pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan , agar berhati hati melintas di jalur tersebut, saat turun hujan , mengingat jalur tersebut merupakan jalur rawan longsor , dan dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan .,

Heri Setiawan, Bandung Tv.