Mendagri Ingin Tak Ada Ormas Menentang Pancasila

243

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia menginginkan agar tidak ada lagi ormas yang menentang pacasila. Hal tersebut dinyatakannya saat membuka jambore kebangsaan dan kewirausahaan di kabupaten Cianjur, yang diikuti ribuan mahasiswa seluruh Indonesia.

Menteri Dalam Negeri Republik Indoneisa, thahjo kumolo, membuka jambore Nasional kebangsaan dan wirausaha, di cibodas, puncak, kabupaten Cianjur, Rabu siang. Di hadapan ribuan peserta jambore, thahjo kumolo mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa tetap menjaga nilai-nilai Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika. Pasalnya, menjaga keutuhan dan persatuan bangsa bukan hanya tugas pemerintah melainkan seluruh elemen masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga kembali mengingatkan agar seluruh organisasi kemasyarakatan di Indonesia tetap berkomitmen, serta tidak melenceng dari ideologi pancasila dan undag-undang dasar 1945.

Pasca disahkannya peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor dua tahun 2017 tentang organisasi kemasyarakatan menjadi undang-undang, Thahjo Kumolo menegaskan, undang-undang ormas bukan untuk melarang pendirian organisasi, melainkan tindakan pemerintah menjaga ideologi pancasila. Bahkan, ia membantah jika Perppu ormas dinilai sebagai tindakan refresif dari negara terhadap rakyat.

Pemerintah juga mempersilakan, jika ada pihak ormas yang tidak setuju dengan perppu yang sudah menjadi undang-undang, untuk berupaya hukum. hingga saat ini, undang- undang terkait ormas tersebut, masih dalam tahap revisi oleh DPR RI.

heri setiawan, bandung tv.