Mensos Datangkan Juru Masak Melatih Para Pemulung  Berlebihan

4

BISNIS BANDUNG – Ketua DPP PKS Bukhori menilai tindakan Mensos Tri Rismaharini mendatangkan juru masak bagi para pemulung berlebihan. Seharusnya yang mendapatkan pelatihan terlebih dulu adalah KPM PKH.

PKS menyebut tindakan Menteri Sosial  mendatangkan juru masak demi melatih pemulung membuka usaha kuliner terlalu berlebihan.. “Risma seharusnya lebih fokus mengurus jutaan orang yang terdaftar keluarga penerima manfaat (KPM) dari program keluarga harapan (PKH),” ungkap Bukhori.

“Bu Menteri kalau mau mengajari keterampilan baiknya tidak perlu repot-repot cari pemulung, cukup saja para calon graduasi dari KPM PKH yang jumlahnya kalau ambil 20% 10 juta KPM PKH,” ujar Bukhori Yusuf, baru-baru ini.

Seharusnya, lanjut Bukhori yang diberi pelatihan keterampilan terlebih dahulu adalah KPM PKH yang sedang diproyeksikan graduasi yang jumlahnya kalau se-Indonesia  sewkitar 2 jutaan.

Diketahui, Kementerian Sosial menggelar pelatihan keterampilan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) pemulung yang tinggal di Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi. Para pemulung dilatih memasak oleh juru masak profesional.

Pelatihan keterampilan memasak ini didatangkan dari Surabaya Hotel School. Pelatihan memasak digelar 6 hari selama 26-31 Januari 2021 yang didampingi oleh 9 instruktur untuk bekal membuka usaha kuliner. Pelatihan  diikuti 30 peserta dari PPKS maupun unsur balai.

“Kegiatan ini untuk memotivasi penerima manfaat agar mampu mengolah makanan dengan baik dan benar. Nantinya mereka mempunyai bekal yang cukup membuat usaha kuliner secara mandiri,” ungkap Menteri Sosial RI Tri Rismaharini di gedung serbaguna Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi, belum lama ini. (B-003)***

Baca Juga :   Ahli Epidemiologi :  Vaksin Sinovac Diragukan Dalam Kedaruratan Seakan Semua Perintah Atas Nama Presiden