Momen HUT Kemerdekaan Menjadi Suntikan Semangat

13
Momen HUT Kemerdekaan Menjadi Suntikan Semangat

BISNIS BANDUNG—Menjelang  peringatan HUT RI ke-17, DPRD Jawa Barat menggelar rapat paripurna di gedung  DPRD Jabar Jalan Diponegoro Bandung, Jumat (14/8/2020). Agendanya adalah menyimak pidato kenegaraan secara virtual yang digelar di Komplek Parlemen, Senayan,Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, kondisi Indonesia yang sempat terpukul di berbagai sektor akibat pandemi Covid-19 menjadi sorotan.

Ketua  DPRD Jabar Taufik Hidayat mengatakan bahwa saat ini warga Indonesia dan Jawa Barat harus dapat menyikapi perubahan-perubahan akibat pandemi tersebut dengan bijak.

“Pada kondisi sekarang kita tengah menghadapi pandemi yang cukup memberikan pengaruh pada tata kelola pemerintahan, terutama sektor perekonomian. Hal ini harus disikapi dengan arif dan bijaksana, dengan kedewasaan berdemokrasi dan berpolitik,” ungkapnya.

Adapun tema peringatan HUT RI ke-75, ia mengatakan, adalah Indonesia Maju. Untuk itu, hal-hal yang bersifat mendukung akselerasi pembangunan yang banyak mengalami penyesuaian akibat pandemi harus diutamakan.

“Untuk itu marilah bersatu membangun Indonesia yang lebih maju. Nilai-nilai proklamasi harus kita jaga dan pertahankan dalam menyikapi kondisi sekarang. Kita tidak boleh lengah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Jabar, Rahmat Hidayat Djati  berpendapat momen peringatan  Hari Proklamasi Kemerdekaan RI   harus menjadi suntikan semangat untuk terus membangun, meski bumi pertiwi ini tengah digoncang pandemi virus Corona alias SARS-CoV-2 yang  menjadi biang penyebab Covid-19.

“Covid-19 jangan mengendurkan semangat kita untuk membangun bangsa. Justru inilah bentuk tantangan kita untuk melakukan perlawanan terhadap virus yang tengah meneror selama ini. Kalau jaman pra kemerdekaan dulu musuhnya adalah penjajah, sekarang ini ya Covid-19,” ucap kader Partai Kebangkitan Bangsa ini, Senin, 17 Agustus 2020.

Namun, lanjut dia, tentu ada cara tertentu dalam melawan wabah Covid-19 ini, sesuai dengan pengetahuan serta keahlian masing-masing.

Baca Juga :   Komponen Telur Di Bansos Jabar Akan Diganti

“Para ahli kesehatan bisa melakukan perlawanan terhadap virus ganas ini dengan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya,”  tuturnya.(B-002)**