MUI Setuju Kemenag Atur Teks Khotbah, Asalkan Dengan Syarat

36

Majelis Ulama Indonesia Kota Bandung, setuju dengan wacana Kemenag Kota Bandung yang akan mengatur isi khotbah Jumat. Namun demikian, MUI menyetujui dengan syarat, teks atau isi khotbah hanya sekedar panduan, bukan merupakan teks wajib yang harus disampaikan khotib.

Wacana Kemenag Kota Bandung untuk mengatur isi khotbah Jumat mendapatkan perhatian dari MUI Kota Bandung. Melalui Sekertaris Umum MUI Kota Bandung, Irfan Safrudin, MUI menyetujui dengan adanya aturan tersebut namun dengan syarat.

Menurut Irfan, Kemenag boleh mengatur isi khotbah, namun hanya sebatas panduan saja, bagi khotib. Tidak mewajibkan untuk satu-satunya teks atau isi khotbah, yang harus disampaikan. Karena menurut Irfan, Kota Bandung merupakan kota dengan beragam suku dan ras.

Bahkan, beberapa khotib atau Dai memiliki cara atau karakter sendiri, dalam menyampaikan khotbah. Selain itu hingga saat ini, isi khotbah di Kota Bandung sudah sesuai dengan ajaran islam atau, sesuai dengan Al-Quran dan hadist. Isi Al-Quran dan hadist sudah dipastikan sangat baik, karna di islam tidak ada ajaran untuk intoleransi atau pun mengajarkan paham radikalisme.

Sebelumnya ada wacana dari Kemenag Kota Bandung untuk mengatur isi khotbah Jumat. Hal tersebut dilakukan untuk menyajikan khotbah yang menyejukan, serta mencegah adanya khotbah berbau radikalsme.

Yuwana Kurniawan, Bandung Tv.