Negara Ini Paling Banyak Investasi di Indonesia

193

BADAN Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi dari Januari hingga September 2017 mencapai Rp 513,2 triliun atau 75,6 persen dari target tahun ini sebesar Rp 678,8 triliun. Penanaman modal asing (PMA) mendominasi realisasi investasi sembilan bulan dengan nilai Rp 318,5 triliun.

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengatakan, dari PMA tersebut, Singapura paling banyak menanamkan modal di Indonesia. Dalam sembilan bulan, Singapura menanam modal dengan nilai US$ 6,11 miliar.

Kemudian, disusul oleh Jepang dengan nilai US$ 3,99 miliar, dan China dengan besaran mencapai US$ 2,73 miliar.

“Tetap (terbanyak) Singapura, Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat, dan Korea Selatan,” kata dia di Kantor BKPM Jakarta, Senin (30/10/2017).

Lebih lanjut, investasi PMA paling banyak di sektor pertambangan dengan nilai US$ 3,20 miliar. Lalu, industri logam dasar, barang logam, mesin, dan elektronik senilai US$ 3,13 miliar. Selain itu, listrik, gas, dan air dengan nilai US$ 2,68 miliar.

Industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi termasuk bidang yang disasar PMA. Nilai investasinya mencapai US$ 2,21 miliar. Selanjutnya, perumahan, kawasan industri, dan perkantoran dengan nilai US$ 2,03 miliar.

Berdasarkan sebaran lokasi, PMA paling banyak masuk di Jawa Barat dengan nilai US$ 4,04 miliar, DKI Jakarta US$ 3,15 miliar, dan Banten US$ 2,30 miliar. Posisi selanjutnya diikuti Jawa Tengah US$ 1,49 miliar, Papua US$ 1,42 miliar, dan Sulawesi Tengah US$ 1,26 miliar. (C-003/BBS)***