November Tahun 2017 Tol Soroja Operasional

414

BISNIS BANDUNG- Sebuah insfrastruktur yang sangat diharapkan adalah pembangunan Tol Sorang Pasirkoja (Soroja) sepanjang 10,5 kilometer yang terbentang dari Soreang di wilayah Kabupaten Bandung hingga Pasirkoja Kota Bandung. Oleh sebab itu masyarakat, khususnya pengguna jalan tetap menanti jalan itu kelar, walau telah beberapa kali molor dari target penyelesaian.

Kini terbetik berita, walau dengan berharap cemas bahwa jalan tol tersebut dipastikan pada bulan November 2017 mendatang sudah bisa dioperasikan.”Insya Allah Tol Soroja berdasarkan informasi terakhir penyelesaiannya mencapai 90 persen, jadi tinggal kelengkapan pendukung ruas tol itu,” unagkap Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, pekan ini di Bandung. Ia menyebut, pembangunan Tol Soroja saat ini sudah mencapai 90 persen, sisanya sebanyak 10 persen tinggal kelengkapan pendukung ruas tol tersebut.

Iwa mengharapkan, sesuai dengan rencana pembangunan bahwa pada bulan November mendatang pembangunan ruas tol Soroja sudah bisa digunakan oleh masyarakat.”Diharapkan sesuai dengan rencana, November 2017 sudah bisa operasional,” katanya.

Beroperasinya Tol Soroja ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan yang biasa terjadi di jalur-jalur penghubung antara Kabupaten Bandung dengan Kota Bandung. “Kita harap dengan beroperasinya Tol Soroja tidak ada lagi kemacetan di jalan-jalan penghubung kedua daerah,” ujarnya. Sebagaimana dijelaskan Bupati Bandung, Dadang M Naser bahwa uji coba kelayakan tol Soreang-Pasirkoja dilaksanakan bulan Oktober ini. “Pada Oktober ada uji coba (kelayakan) jalan tol dan rekayasa lalu lintas dengan Dishub. Mudah-mudahan tidak ada hambatan lagi dan tahun ini bisa berfungsi dengan baik,” tuturnya kepada wartawan.

Para petugas bekerja 24 jam untuk menuntaskan pembangunan tol. Penuntasan bangunan jalan tol adalah melakukan betonisasi. Beberapa pintu tol seperti di Taman Kopo Indah (TKI) belum bisa digunakan sebelum pihak pengembang di wilayah tersebut membuat putaran untuk kendaraan. “Karena diberi akses, maka TKI diminta berpartisipasi, ada putarannya (agar tidak) oper kendaraan (di jalur tersebut),” ungkapnya.

Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Setda Kabupaten Bandung, Marlan mengatakan rapat dilakukan untuk membahas dampak arus kendaraan yang ke luar dari tol Soroja di Soreang melalui rekayasa lalu lintas. Termasuk terdapat tiang-tiang listrik dan telepon yang harus dipindahkan yang berada di exit tol Soroja di depan Pemkab Bandung.
Ia menuturkan, saat ini eksit tol yang bisa digunakan saat uji coba kelayakan hanya pintu tol Jalak Harupat dan pintu tol di dekat Gedung Budaya Sabilulungan.

“Pada ujicoba kelayakan Oktober ini jika ada kekurangan akan diperbaiki. Setelah itu masyarakat umum bisa memakai dan selama 2 minggu akan digratiskan masuk tol Soroja. Sedangkan acara peresmian dijadwalkan akhir Oktober atau awal November depan. (B-002)***