Oknum TNI Penyerang Polsek Ciracas Dijerat Hukuman yang Berbeda

126
Oknum TNI Penyerang Polsek Ciracas Dijerat Hukuman yang Berbeda

BISNIS BANDUNG– Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD)  Jenderal Andika Perkasa menandaskan para pelaku penyerang Polsek Ciracas, Jakarta Timur tidak hanya menyerahkan diri, diproses hukum, lalu sudah. Melainkan  ada hukuman tambahan bagi oknum prajurit yang telah mencoreng nama baik TNI  tersebut.

Semua prajurit TNI yang diperiksa akan dijerat dengan pasal yang berbeda-beda. Namun apapun peran mereka, para pelaku akan tetap dipecat dari TNI.

“Jadi selain pasal-pasal pidana yang dilanggar oleh masing-masing dan ini akan berbeda satu dengan lainnya, maka kita juga akan memberikan hukuman tambahan kepada semuanya, yaitu pemecatan,”  tandasnya dalam jumpa pers di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2020).

“Bukan hanya bui yang menanti prajurit TNI penyerang  Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Pemecatan hingga kewajiban ganti rugi menanti,” ujarnya.

Dia menyatakan ada 12 anggota TNI AD yang telah diperiksa terkait penyerangan Polsek Ciracas, sedangkan   19 orang lainnya akan dipanggil.

“Lebih baik kita kehilangan 31 atau berapa pun prajurit yang terlibat, apapun perannya, daripada nama TNI Angkatan Darat akan terus rusak oleh tingkah laku-tingkah laku tidak bertanggung jawab dan sama sekali tidak mencerminkan sumpah prajurit yang mereka ucapkan, janjikan pada saat mereka menjadi prajurit TNI Angkatan Darat,” tuturnya pula.(B-002)***