Ombudsman Akan Mendalami Laporan Dugaan Malaadministrasi Pimpinan KPK

3

BISNIS BANDUNG – Ketua Ombudsman Mokhamad Najih mengatakan pihaknya telah menerima laporan dugaan malaadministrasi yang dilakukan lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (19/5). Lima pimpinan KPK yang dilaporkan tersebut adalah Ketua KPK Firli Bahuri, Wakil Ketua KPK Lili Pantauli Siregar, Nurul Ghufron, Nawawi Pamolango dan Alexander Marwata.

Laporan itu disampaikan oleh 75 pegawai KPK yang dinonaktikan usai tes wawasan kebangsaan (TWK). Najih mengatakan Ombudsman akan mendalami detail laporan dugaan malaadministrasi tersebut.

“Kami belum tahu detail  isi laporan tentang pihak-pihak yang perlu kami periksa,” ucap Najih di Kantor Ombudsman, Rabu (19/5).

Setelah melakukan pendalaman laporan, Najih mengaku, pemeriksaan akan ditindaklanjuti oleh keasistenan utama bidang VI Ombudsman.

Pihaknya tidak akan tergesa-gesa dalam menangani kasus tersebut. “Kami punya mekanisme yang tidak mungkin ditempuh 1-2 hari,” ucapnya.

Terkait hal itu, pihaknya belum memutuskan akan memanggil Firli Cs. Namun, tidak menutup kemungkinan pemanggilan tersebut dilakukan.

“Kami belum tahu tapi siapapun yang dilaporkan itu kami punya kewenangan untuk memeriksa,” ucap dia.

Sebelumnya, 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan itu juga telah melaporkan Firli Cs ke Dewan Pengawas KPK. Pimpinan KPK dianggap melakukan pelanggaran kode etik terkait TWK dan penonaktifan sejumlah pegawai lembaga antirasuah tersebut. (B-003) ***

Baca Juga :   Ombudsman : Hormati Penegakan HAM Tegakan Tugas Melindungi , Melayani Dan Mengayomi Rakyat