Operasional Pertokoan Dipersingkat dan Ketat

21
Operasional Pertokoan

BISNIS BANDUNG– Pemkot Bandung  selain  tetap memberlakukan pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 50 persen dari kapasitas keseluruhan, juga menutup bisnis pedagangan lebih cepat atau dipajukan satu jam.

Jadi,  jam operasional bagi sektor bisnis perdagangan seperti toko modern, minimarket, pasar swalayan, dan mal saat Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah kini jam operasional  sektor bisnis perdagangan bakal dipersingkat satu jam, dari yang sebelumnya bisa beroperasi hingga pukul 21.00 WIB, kini hanya bisa hingga pukul 20.00 WIB.

“Kalau kemarin kan jam 10.00 WIB sampai 21.00 WIB malam, sekarang dari jam 10.00 sampai jam 20.00 malam, jadi maju satu jam,” kata Elly, Senin (15/9/2020).

Sedangkan aturan soal protokol kesehatan COVID-19 juga masih tetap sama, seperti menyediakan hand sanitizer, tempat cuci tangan, serta tanda jaga jarak dalam antrean pengunjung.

Apabila ada tempat bisnis yang melanggar, maka sanksi bakal dipertegas. Karena, menurutnya, sosialisasi serta edukasi telah digencarkan selama fase AKB sebelumnya.

Sanksi tersebut, kata dia, bisa diterapkan dengan penyegelan tempat usaha hingga 14 hari. Lalu jika masih tetap melanggar, menurutnya izin operasional tempat tersebut dapat dicabut.

“Jika terjadi lagi pelanggaran maka langsung izin usahanya dicabut, tidak ada negosiasi,” tuturnya.(B-002)***