Pariwisata Andalan Ekonomi Saat Ini

285

BISNIS BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jabar bakal terus menggenjot berbagai sektor, terutama pariwisata seperti yang telah dilakukan peluncuran brand terbaru Pariwisata Jabar “Wonderfull West Java Indonesia.” Ini sangat penting lantaran sektor pariwista menjadi andalan perekonomian masa kini yang dapat mendorong potensi ekonomi lainnya.”Dampak yang paling mikro, hampir bisa dipastikan bahwa pendapatan masyarakat di suatu daerah bertambah ketika pariwisatanya maju,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam rilisnya, pekan ini di Bandung.

Menurut Aher sapaan akrabnya, alasan pariwisata menjadi andalan perekonomian saat ini, karena sektor pariwisata seringkali stabil, atau justru terjadi peningkatan potensi. Ada banyak potensi wisata di Jabar yang bisa dikembangkan, semisal Pangandaran, Cimaja, Gunung Padang, Pamengpeuk dengan pasir putih terpanjangnya di Indonesia, dan Green Canyon di Pangandaran.

Kemudian, yang sedang terus dikembangkan dan diajukan menjadi UNESCO Global Geopark (UGG) yakni Geopark Ciletuh, Pelabuhan Ratu di Kabupaten Sukabumi.
Pemerintah Provinsi Jabar, akan terus berupaya memasarkan potensi wisatanya dengan berbagai cara, misal melalui komunitas dengan menggandeng para `traveler`, wisata `off road`, wisata adventure, dan lainnya.

Upaya promosi lainnya yakni Pemprov Jabar bekerja sama dengan produk air mineral kemasan yang akan memasang logo ’Wonderfull West Java Indonesia,’ pada setiap produknya agar tersebar ke seluruh penjuru Indonesia, hingga mancanegara.
“Ini media yang juga efektif mempromosikan pariwisata Jabar. Saya minta, kedepan ada stiker Wonderfull West Java Indonesia di setiap buku tabungan atau produk BJB apapun,” kata Aher.

Aher merasa optimistis Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Kabupaten Majalengka mampu mendorong sektor pariwisata. “Ke depan Jawa Barat mempunyai BIJB Kertajati, Insya Allah angka itu (kunjungan) akan meningkat,” katanya.
Ia menuturkan, Tuhan telah menciptakan Provinsi Jabar dengan banyak potensi pariwisata yang bagus sehingga harus terus dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian.

“Jawa Barat dianugerahi keindahan yang luar biasa, alamnya indah, karena itu kepariwisataannya terus berkembang dan harus terus dikembangkan,” katanya.
Menurut dia, potensi pariwisata di Jabar itu harus didukung dengan sarana dan prasarana yang baik sehingga mampu menarik wisatawan ke Jabar.

“Kalau sekarang turis mancanegara masih paling banyak ke Bali, karena punya bandara internasional yang bagus,” katanya.

Ia berharap, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang ditargetkan selesai dan beroperasi 2018 akan memberikan manfaat bagi masyarakat Jabar, terutama mendorong sektor kepariwisataan.

Selama ini, wisatawan mancanegara yang datang ke Jawa Barat pada 2016 kurang lebih satu juta orang. Sedangkan wisatawan dalam negeri mencapai 58 juta orang.
Terkait objek wisata Geopark Ciletuh di Kabupaten Sukabumi, Gubernur menya- takan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah untuk mengembangkan potensi wisata itu. “Kita berharap pemerintah pusat bisa menggelontorkan anggaran hingga Rp1 triliun untuk Geopark Ciletuh agar bisa terus dikembangkan,” ujarnya. (B-002)***