Pebisnis Kreatif Harus Bisa Manfaatkan Peluang

149

PELAKU industri kreatif harus mampu memanfaatkan peluang di tengah pandemi Covid-19. Kendati perekonomian lesu, kreativitas pebisnis di bidang kreatif harus tetap diasah untuk menyasar pasar baru.

Managing Director MP Group Irwadhi Marzuki mengatakan bahwa saat kondisi sedang lesu seperti saat ini, pebisnis kreatif harus menjadikan pandemi sebagai peluang.

MP Group merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bisnis periklanan, penerbitan, dan penyelenggara event.

“Ada sebuah harapan baru di tengah ketidakpastian ini. Hanya orang-orang yang tangguh yang menjadikan pandemi Covid-19 ini sebagai sebuah opportunity. Justru ketika kondisi sedang lesu seperti ini, orang yang menyiapkan segala sesuatu saat ini, ketika kondisi sudah normal ke depan, maka tinggal terbang,” ujar Irwadhi melalui keterangan resminya seperti dikutip dari berbagai sumber.

Dia menuturkan pelaku bisnis di Tanah Air mengalami ujian yang berat. Namun, dia  percaya pengalaman para pebisnis terutama yang mampu melihat peluang pasar tetap akan mampu bertahan.

Hampir semua sektor, termasuk industri media cetak, media online, promotor event merasakan dampak dari pandemic Covid-19.

“Semua masih ada harapan baru, asalkan kita mampu membuat terobosan-terbosan di tengah keterbatasan dan ketidakpastian ini. Jika kita hanya menyerah dan merenungi keadaan, maka sesungguhnya kita semakin terpuruk,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam keterangan persnya menyatakan pandemi Covid-19 membuat era digital terakselerasi lebih cepat dari yang seharusnya.

Menurut Wishnutama pandemi memaksa hampir semua orang untuk mentransformasi segala kegiatannya ke platform digital.

Dia berharap pelaku industri kreatif, khususnya skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melakukan inovasi dan transformasi dengan menjangkau pasar yang lebih luas.

Harapannya, langkah itu mampu mempercepat perputaran siklus ekonomi, memperbaiki daya beli masyarakat, dan pada akhirnya mendorong kebangkitan ekonomi pascapandemi. (C-003/BBS)***