Pekerja Diberbagai Sektor Usaha Di Sumedang Dirumahkan Pengusaha Derita Kerugian Besar

33

BISNIS BANDUNG – Terdampak virus corona atau covid-19 yang mewabah dii Indonesia, pelaku usaha hotel, restoran, kafe dan pariwisata di Kabupaten Sumedang khususnya, merumahkan karyawannya.

Hampir seluruh pelaku usaha terpaksa menutup usahanya dan meliburkan karyawannya sesuai imbauan  pemerintah  pusat maupun daerah untuk menangkal penyebaran  virus covid-19 yang mematikan
“Hampir semua tempat lokasi wisata di Sumedang ditutup, termasuk  hotel juga tutup dan meliburkan para karyawan. Untuk hotel ,walau masih ada yang buka tapi tidak ada tamu yang datang,” Kata Ketua Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Sumedang, Nana Mulyana kepada wartawan, Selasa (24/3/2020).
Dengan merumahkan karyawan, lanjut Nana, mencuatkan permasalahan  bagi para pelaku usaha. Karena di satu sisi kita  harus mentaati imbauan pemerintah dan memikirkan nasib karyawan dari paparan virus ,  di sisi lain pengusaha mengalami kerugian yang sangat besar.
“Permasalahan lainnya yang harus diselesaikan oleh pengusaha  terkait dengan BPJS, biaya pembayaran listrik, cicilan ke bank dan lain-lain permasalahannya,” tutur Nana seraya menjelaskan,u, khusus untuk karyawan kita memang merumahkan. Tetapi tentu ‘take home pay’ tetap kita bayar. Namun,  tidak 100% pembayarannya.
“Ini adalah bagian dari risiko bisnis. Tapi tentu, ini adalah satu musibah besar bagi masyarakat Indonesia , termasuk yang ada di Sumedang ,  kita berharap kejadian ini segera berlalu,” harapnya.

Kendati demikian, tambah Nana, adanya permasalahan tersebut, ada respon positif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang. Apa yang menjadi usulan dari PHRI dan dunia usaha, Pemkab   akan segera memfasilitasi terkait dengan kewenangan di luar Pemkab. Seperti PLN, BPJS dan juga terkait dengan Pajak Penghasilan (PPH) karena itu adalah ranahnya pemerintah pusat.
“Namun demikian Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah menandatangani terkait pajak  ke pemerintah pusat dibebaskan,” ungkap Nana.

Wartawan BB  di Sumedang mencatat hotel, cafe dan tempat wisata di Kabupaten Sumedang yang menutup usaha dan merumahkan karyawannya samapi akhir Marte 2020 untuk mencegah penyebaran covid-19.
Antara lain ,. Kampung Karuhun , Tampomas Green Park, Cipanas Cileungsing,.Kampung Toga ,. Hotel Jatinangor,  Rumah makan Kartika Tutup, RM Sacipa (melayani delivery order),.Indowisata Hotel School dan RM Lahem.

Para karyawan yang dirumahkan mengaku, pasrah dengan kebijakan perusahaan tempatnya bekerja mengingat situasi penyebaran virus yang mengancam kesehatan tengah merajalela.
(E-010) ***