Pemartabatan Bahasa Negara Jadi Tolok Ukur Penggunaannya di Ruang Publik

640

Penggunaan bahasa negara di ruang publik nampak memprihatinkan, hal ini terlihat dari dominannya pemakaian bahasa asing di ruang publik. Seperti, di jalan raya, hotel, pusat perbelanjaan, perkantoran, rumah makan tempat wisata dan sebagainya.

Kondisi ini cukup memprihatinkan. Bahasa Indonesia yang seharusnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri, terjajah oleh bahasa asing.

Atas dasar itulah Balai Bahasa Jawa Barat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengajak semua pihak, terutama peme­rintah daerah dan para pe­ngusaha mengembalikan martabat bahasa Indonesia.

Salah satu bentuk konkretnya melalui kegiatan sosialisasi pemartabatan bahasa negara di ruang publik. Kegiatan ini telah dilaksanakan beberapa waktu lalu di beberapa wilayah kota/ kabupaten di Jawa Barat sepanjang tahun 2017.

Sebagai kegiatan lanjutan dari sosialisasi pemartabatan bahasa negara di ruang publik, di Kabupaten Garut, Balai Bahasa Jawa Barat menyelenggarakan lomba pemartabatan bahasa negara di ruang publik.

Lomba diikuti oleh 30 peserta dari 3 kategori ranah, yaitu ranah hotel,rumah makan dan tempat wisata. Lomba ini tujuan utamanya memberikan apresiasi kepada para pemilik usaha di ruang publik yang telah menggunakan bahasa negara sesuai fungsinya.

Selain itu tujuan lainnya untuk menertibkan pemakaian bahasa Indonesia di ruang publik yang sudah mulai tergeser oleh bahasa asing.

Peserta lomba diharapkan lebih mengutamakan pemakaian bahasa Indonesia di ruang publik,sesuai de­ngan UU kebahasaan RI nomor 24 tahun 2009.

Pemenang lomba mendapat piala dan prasasti dari Balai Bahasa Jawa Barat serta uang pembinaan sebesar Rp 10 juta/ ranah.

Bupati Garut sangat mendukung kegiatan lomba ini yang akan diselenggarakan secara berkesinambungan pada tahun berikutnya. Pemberian penghargaan dilakukan pada tanggal 23 Oktober 2017 di Lapangan Setda Garut .

Pemberian penghargaan dilakukan bersamaan de­ngan apel gabungan pegawai negeri sipil dan muspida se- Kabupaten Garut.

Pemenang lomba untuk masing masing ranah ; ranah hotel dimenangkan oleh hotel Banyu Alam,ranah rumah makan dimenangkan rumah makan Mulih Ka Desa dan ranah tempat wisata dimenangkan oleh Agrowisata F3.

Upaya memartabatkan bahasa negara akan berhasil jika semua anak bangsa , mulai dari pemangku kepentingan berusaha mewujudkannya. (E-001)***