PEMPROV JABAR Akan Relokasi Jalan Yang Terputus Akibat Tanah Bergerak

7

Pasca terputusnya ruas Jalan Raya Sukabumi Sagaranten, di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, akibat pergerakan tanah, dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat akan relokasi jalan utama penghubung Kota dan Kabupaten Sukabumi ke lahan yang baru. Tujuannya yakni  untuk memudahkan akses jalan bagi masyarakat, yang akan menuju arah Kota Sukabumi maupun sebaliknya.

Sejak terputusnya jalan provinsi yang menghubungkan Kota Sukabumi menuju Sagaranten yang ambles  beberapa  hari lalu, membuat pengendara roda empat harus memutar arah, melalui jalur alternatif untuk menuju ke arah Kota Sukabumi maupun sebaliknya. Kondisi itu sangat dikeluhkan warga, karena harus memutar dengan jarak yang cukup jauh dibanding dengan jalan yang ada saat ini. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, akan merelokasi dengan pembuatan jalan baru yang tidak jauh dari lokasi tersebut sebagai penghubung jalan antar kota bagi masyarakat.

Jalan baru yang diperkirakan sepanjang dua kilometer dengan lebar 12 meter, akan dibangun di atas lahan milik perkebunan dan perum perhutani. Dengan adanya relokasi tersebut, diharapkan kontur jalan yang baru nantinya bisa lebih aman. Namun hingga saat ini,proses relokasi jalan itu masih dalam tahap proses lelang oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.,

Kerusakan tersebut,mengakibatkan perekonomian warga terganggu. Pasalnya, jalan tersebut merupakan satu satunya akses utama distribusi hasil bumi dari Kabupaten menuju Kota Sukabumi dan sekitarnya.

 

Budi Setiawan,Bandung Tv.