Pemprov Jabar Lakukan Tes Swab Perdana Klaster GBI Lembang

27

BISNIS BANDUNG — Pemprov Jabar melaksanakan Tes swab dengan teknik reaksi rantai polimerase (polymerase chain reaction/PCR) COVID-19 perdana bagi warga terindikasi positif corona dari Klaster Gereja Bethel Indonesia (GBI) Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Informasi juga untuk klaster GBI yang beberapa hari lalu dengan rapid test hampir sepertiganya positif, itu kemudian dilanjutkan dengan PCR atau swab. Hari ini ada 121 orang yang melaksanakan swab hingga Jumat ini terus dilakukan,” kata Duad Achmad Sekretaris yang juga  Jubir Gugus Tugas Percepapatan Penanggulangan  Covid-19  Jabar, Rabu (8 April 2020).

Daud mengatakan  826 warga Jawa Barat  terindikasi positif COVID-19 berdasarkan 22.119 rapid diagnostic test (RDT).
Jumlah tersebut berpotensi berubah mengingat Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar menyebar 63.120 RDT ke 27 kabupaten/kota, instansi pemerintah, dan institusi pendidikan ini artinya, masih ada sekitar 41 ribu RDT yang belum dilaporkan hasilnya.

“Untuk mengejar hasil yang belum masuk, kita dari tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 berkerja sama dengan Kodam dan Polda, dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Dalam minggu ini, sejumlah 63 ribu (RDT) itu bisa selesai dan provinsi bisa menerima laporan, sehingga ini bisa lebih cepat dilakukan pemetaan COVID-19,” kata Daud.

Daud mengatakan, semua hasil tes cepat kepada ulama, kiai, ustadz, dan ustadzah di Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya pada Selasa (7/4/20) adalah negatif.

“Minggu ini masih akan berlanjut terutama untuk pesantren-pesantren di zona merah. Kita masih terus mendata pesantren mana yang akan diperiksa,” katanya.

Pelaksanaan RDT COVID-19 secara masif sendiri bertujuan untuk memetakan persebaran dan memutus mata rantai penyebaran. Hasil tes masif akan menjadi landasan Pemda Provinsi Jabar dalam mengambil keputusan. (B-002)***