Pengusaha Tidak Paham Permainan Anak Dilarang

8
Pengusaha Tidak Paham Permainan Anak Dilarang

BISNIS BANDUNG– Sebuah tempat bermain anak  di Jalan Aceh, Kota Bandung terpaksa ditutup lantaran hingga kini  belum diberikan relaksasi pada era masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Penutupan dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispobudpar) dan Satuan Polisi Pamomng Praja (Satpol PP).

Kabid Pembinaan Pariwisata Disparbud Kota Bandung Edward Parlindungan di Bandung mengutarakan tempat bermain anak merupakan salah satu sektor yang saat ini belum diberi relaksasi pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Maka dari itu, tuturnya  Satpol PP menghentikan kegiatan tersebut.

“Hari itu juga kami minta tutup, informasi itu dari laporan masyarakat, jadi kita langsung datangi TKP (lokasi),” kata Edward, Minggu (18/10/2020).

Edward menjelaskan tempat bermain itu berada di dalam sebuah restoran. Dan pengelola restoran itu tidak mengetahui bahwa tempat bermain belum diizinkan beroperasi.

“Mereka katanya belum tahu kalau tempat bermain anak belum bisa operasional, itu kita langsung berhentikan, kan belum ada relaksasi dalam perwal,” katanya.

Meski begitu, menurut dia, untuk restoran di tempat tersebut masih diperbolehkan untuk beroperasi sesuai aturan protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Bandung.

“Kalau restorannya masih tetap boleh, jadi tempat bermain anaknya saja yang perlu ditutup,” katanya.

Sejauh ini, ia mengatakan belum menerima laporan lainnya terkait dengan tempat bermain yang beroperasi meski belum diperbolehkan.

Dia memastikan sejumlah tempat bermain yang ada di pusat perbelanjaan masih belum beroperasi. Dan mereka  relatif lebih memahami aturan pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Kalau ada laporan dari masyarakat ya kita tindak dengan satpol, kita juga minta monitoring dari kewilayahan supaya semuanya bisa terawasi,” ucapnya.(B-002)***