Penyalahguna Obat DiKota Cimahi Sebagian Besar Konsumsi “CC”

15

Badan Narkotika Nasional  BNN Kota Cimahi melansir telah merehabilitasi 50 orang penyalahguna narkoba. Dari 50 orang tersebut, 84% diantaranya telah menyalahgunakan obat keras, seperti trihexyphenidil dan tramadol.

Badan Narkotika Nasional  BNN Kota Cimahi melansir telah merehabilitasi 50 orang penyalahguna narkoba, sepanjang tahun 2019. Dari ke lima puluh orang orang tersebut, 56% diantaranya merupakan kalangan pelajar setingkat SMP dan SMA.

Dari total 50 orang penyalahguna narkoba yang direhabilitasi, 84% merupakan penyalahguna obat keras yang biasa di jual di apotik. Dikalangan pengguna, biasa disebut CC, seperti trihexyphenidil dan tramadol. Obat yang diproduksi secara ilegal tersebut, seringkali di salah gunakan dalam penggunaannya.salah satu ciri obatnya yakni berwarna kuning, harga yakni 10 ribu untuk 10 butirnya.

Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Kota Cimahi  Syamsul Anwar mengatakan, obat-obatan seperti trihexyphenidil dan tramadol menjadi tren penyalahgunaan obat keras di kalangan pelajar, sementara orang dewasa biasa menyalahgunakan obat obatan jenis benzodiazepin.

Sementara itu Kepala BNN Kota Cimahi  Ivan Eka Satya mengatakan, para penyalahguna narkoba, menjalani proses rawat jalan rehabilitasi di beberapa tempat di antaranya di Puskesmas Cimahi tengah, Yayasan Dinamika Harapan, Rumah Sakit Mal Cimahi, Klinik Pratama BNN Kota Cimahi dan RSUD Cibabat Cimahi.

Selain telah merehabilitasi penyalahgunaan narkoba, BNN Kota Cimahi juga berhasil mengungkap dua kasus penyalahgunaan narkoba, dan mengamankan 2 orang tersangka. Dari kedua tersangka ini, petugas mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 13,8622 gram.

Algi Ghifari, Bandung TV.