Perbaikan Rutilahu 440 Warga Kota Bandung Dialokasikan Rp 17,5 Juta/Unit

3

BISNIS BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima bantuan senilai Rp7,7 miliar untuk Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bantuan tersebut untuk memperbaiki 440 rutilahu yang dialokasikan  per-unitnya sebesar Rp 17,5 juta.

Dari jumlah tersebut, Rp16,5 juta untuk  digunakan bagi pembelian material bangunan oleh penerima manfaat , sedangkan sisanya untuk upah tenaga kerja dan administrasi.

“Saya harap ini semua merupakan bagian dari bentuk penguatan kolaborasi. Karena membangun sebuah kota tidak bisa dalam bentuk parsial,” kata Wali Kota Bandung, Oded M. Danial  saat memberi sambutan pada acara Sosialisasi Kepada BKM/LKM/LPM Penerima Bansos Perbaikan Rutilahu di Kota Bandung di Aula Kantor DPKP3 Kota Bandung, Jln. Caringin, Kamis (4/3/21).

Dikemukakan Oded , kebijakan strategis saya bersama Kang Yana dalam membangun Bandung terletak pada kata silaturahmi atau bahasa pemerintahannya kolaborasi. “Kami cukup banyak dibantu oleh Pak Gubernur dan pemerintahan di level atasnya,” ungkap Oded.

Wali kota mengakui, Pemkot Bandung memiliki keterbatasan anggaran. Namun dengan semangat kolaborasi, Pemkot Bandung tetap akan mampu membangun Kota Bandung.

“Pesan saya, saat ini uang beberapa juta bisa jadi persoalan kalau tidak benar pelaksanaannya. Mari bersama-sama lebih teliti lagi dalam melangkah. Mudah-mudahan dengan kehati-hatian  mampu memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga Kota Bandung,”  ujar Oded.

Sementara , Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jawa Barat, Boy Iman Nugraha mengatakan, program perbaikan Rutilahu  sempat berhenti pada tahun 2020. Tetapi pada Agustus 2020, Pemprov Jabar mengajukan pinjaman melalui Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Tahun 2021 dengan komitmen Pemrov Jabar beserta anggota dewan, kami menargetkan 31.500 unit perbaikan rutilahu yang merupakan akumulasi kekurangan pada 2019. Target kami 100.000 unit pada 2023,” jelasnya.

Baca Juga :   Kuliner Food Truck Restoran Kaget Penyedia Makanan Kesukaan

“Jadi untuk Kota Bandung masih 400-an unit. Insyaallah  Kota Bandung ini bisa membantu menanganinya dengan swadaya. Beda dengan daerah lain yang mencapai 2.000 lebih karena kondisinya yang seperti itu,” ujar Boy seraya menambahkan pesan Gubernur Jabar agar pembangunan rutilahu menggunakan SDM dan material setempat dan memanfaatkan potensi lokal yang ada di lingkungan sekitarnya. (B-003) ***