Perbedaan Tachometer, Speedometer dan Odometer

245

ADA banyak fitur di dalam mobil yang  tertera dalam buku petunjuk. Sayangnya, banyak pengendara yang malas membaca buku petunjuk, sehingga ada beberapa fitur yang fungsinya tidak dipahami dengan baik dan benar.

Speedometer Mobil

Untuk mengukur kecepatan mobil saat melaju,  diketahui dari fitur speedometer. Cara kerja  fitur ini berupa jarum pada fitur speedometer akan bergerak jika kendaraan berjalan ,sebaliknya  jarum speedometer akan berhenti jika kendaraan tidak jalan.

Tiga jenis speedometer mobil :

  1. speedometer analog , berupa kabel baja yang berputar saat kendaraan berjalan yang terhubung dengan transmisi di mana terdapat gearbox mobil yang akan terus berputar selama roda berputar.
  2. Speedometer digital , berupa sensor yang ditempatkan pada poros yang akan menampilkan data indikator kecepatan.
  3. Speedometer GPS yaitu data yang diambil berdasarkan kecepatan kendaraan dengan bantuan satelit. Di Indonesia i, satuan yang digunakan adalah km/jam atau kilometer .

Odometer Mobil

Selain sebagai penunjuk jarak tempuh kendaraan, odometer juga berfungsi sebagai penunjuk jangka waktu penggantian oli. Cara kerja odometer, secara mekanik dan elektronik. Bila odometer diset dalam satuan kilometer, maka angka akan menunjukkan jarak dalam bentuk kilometer. Jika angka pada odometer tertulis 56700, artinya sudah menempuh jarak sejauh 56.700km.

Adanya odometer pada mobil dapat membantu Anda dalam memilih mobil bekas untuk mengetahui seberapa sering mobil tersebut digunakan oleh pemilik sebelumnya. Dengan demikian, Anda bisa menjadikan angka dalam odometer sebagai acuan sebelum melakukan transaksi.

RPM atau Round per Minutes (Tachometer)

Adalah alat yang digunakan untuk mengukur putaran mesin pada mobil. Alat ini akan tetap bergerak walaupun kendaraan tidak jalan, tapi mesin mobil harus  menyala. Sebutan lain dari RPM adalah Tachometer.

Tachometer/RPM biasanya  digunakan sebagai acuan untuk menentukan seberapa besar tenaga mesin yang ingin Anda dapatkan. Biasanya, data tenaga mesin sudah tertera pada buku manual mobil Anda.

RPM ideal  sebuah mobil tergantung pada spesifikasi teknis mobil tersebut. Secara umum, pengendara memacu mobilnya antara 2000-3000 RPM untuk menjaga kondisi mesin mobil tetap prima dan tidak cepat rusak. (E-002/BBS)***