Peserta Aksi Bela Palestina BPP Ditangkap Polisi Iqbal : Tidak Sesuai Prosedur

2

BISNIS BANDUNG –  Anggota BPP (Blok Politik Pelajar ) Iqbal Ramadhan meminta Polda Metro Jaya agar segera membebaskan  17 orang yang ditangkap saat mengikuti demonstrasi aksi bela Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, dibebaskan.

“Salah satunya adalah Muhammad Khatami Aji dari Blok Politik Pelajar (BPP),” kata Iqbal dalam keterangan resminya, Jumat malam . Aji merupakan massa aksi yang mengenakan setelan merah dan menggunakan topeng Salvador Dali dalam serial film Money Heist.

Iqbal menyebutkan, , Aji ditangkap saat hendak membakar bendera Israel. Pihak kepolisian, lanjut Iqbal, langsung menangkap rekannya itu tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu. Iqbal menilai penangkapan itu tidak sesuai dengan kebebasan berpendapat.

“Karena tindakan yang dilakukan tidak sesuai dengan prosedur semestinya seperti peringatan atau himbauan,” ungkapnya.

Iqbal mempertanyakan alasan polisi menangkap Aji. Jika Aji ditangkap karena membakar bendera Israel, selama ini konstitusi Indonesia tidak menganggap Israel sebagai negara yang berdaulat.

“Kami mempertanyakan sikap kepolisian yang justru melakukan penangkapan kepada aksi yang sebenarnya membakar simbol negara yang dianggap tidak ada berdasarkan konstitusi,” ujar Iqbal.

Aji ditangkapsaat hendak membakar bendera Israel. Semula hendak membakar bendera Israel di atas mobil komando. Namunh karena terus tertiup angin, Aji turun dari mobil dan melanjutkan upaya pembakaran bendera . Belum sempat terbakar, Aji didatangi beberapa aparat. Ia lantas diseret petugas ke dalam mobil tahanan.

Sebelumnya, belasan peserta aksi bela Palestina diamankan polisi. Sekitar 12 massa aksi dari kader HMI ditangkap setelah berdemonstrasi di simpang tiga Jalan Rais Ridwan dan Jalan Medan Merdeka Barat.

Beberapa jam sebelum peristiwa tersebut, polisi memang sempat memarahi salah satu massa aksi yang menyalakan suar. Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Muhammad Thariq lantas naik ke atas mobil pengurai massa.

Baca Juga :   Sedikitnya 600 Fintech di Indonesia Sekira 157 yang Teridentifikasi OJK dan BI

“Teman-teman sekalian saya peringatkan, tidak ada aksi pembakaran, saya peringatkan. Tolong koordinator lapangan , massanya ditertibkan. Buktikan kalau aksi ini aksi damai,” kata Guntur  berteriak.

Bukan akhir perjuangan

Sementara gencatan senjata antara Israel dan Palestina dinilai bukan akhir perjuangan rakyat Palestina dan umat Islam pada umumnya. Hal ini diungkapkan  Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG) M. Anshorulloh melalui keterangan resminya. AWG sendiri merupakan salah satu elemen yang tergabung dalam aksi bela Palestina di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Menurut Anshorulloh, kemenangan sejati Palestina baru tercapai setelah Masjid Al Aqsha terbebas dari pendudukan Israel dan Palestina menjadi negara yang merdeka.

“Di mana umat Islam dapat beribadah seperti di Masjdil Haram dan Masjid Nabawi,” ungkap Anshorulloh menjelaskan. (B-003) ***