PHK Besar-besaran Mengacam Buruh Efek Domino Covid 19 Jika Tak Tertangani

1390

BISNIS BANDUNG – Dampak wabah virus corona (COVID-19) , jika tidak ditangani  serius oleh pemerintah, ada potensi kerugian besar yang mengancam, yakni pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran. Walau pemerintah sudah menyiapkan beberapa stimulus, termasuk di antaranya mencegah PHK.

“Kita prediksi kalau ini (penyebaran virus) nggak cepat dihentikan, ratusan ribu buruh terancam PHK. Dampak domino dari efek corona terhenti karena akan menjerat perekonomian,” ungkap Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Kahar S. Cahyono . Kahar menilai, keadaan saat ini sudah jauh dari kata normal. Contoh, banyak pemesanan produk manufaktur yang tertahan akibat tidak menentunya kondisi. Jika tidak dilakukan langkah ekstrem, seperti lockdown, kondisi ini akan terus berlarut.

“Kalau nggak cepat diselesaikan, bisa terjadi resesi dan PHK besar-besaran . Apalagi kita tahu ritel sudah mulai menutup, termasuk pasar Tanah Abang. Artinya produksi untuk menjual barang sudah nggak terjual lagi, ujung-ujungnya PHK,” kata Kahar.
Jumlah korban PHK diperkirakan dalam jumlah yang tidak sedikit. Karena yang banyak terkena adalah perusahaan-perusahaan besar dengan jumlah pekerja yang mencapai ribuan dengan sektor industri beragam

Puluhan sampai ratusan ribu buruh yang berpotensi kehilangan pekerjaan. Hampir seluruh padat karya terkena . Menurut KSPI , pertama mereka yang bekerja di garmen, tekstil, bahkan elektronik dan otomotif diperkirakan karena stuck juga. Industri pariwisata adalah sektor usaha yang terdampak duluan, termasuk ritel,”  ungkap Kahar  kepada CNBC Indonesia, Kamis lalu yang dikutip BB. (B-003) ***