Piala Dunia U 20, Jalak Harupat Baru Siap 80 Persen

31

Jelang perhelatan akbar Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang, Stadion Si Jalak Harupat, yang berada di Kabupaten Bandung, menjadi salah satu stadion yang dipilih oleh FIFA sebagai salah satu venue pertandingan sepak bola bergengsi antar negara. Apabila sudah ditetapkan dan lolos dalam, Klub Sepak Bola Persib Bandung tidak bisa lagi bermain di Stadion tersebut pada musim 2020 yang akan bergulir awal Maret mendatang.

 Wakil Ketua Komisi Sepuluh DPR RI, Dede Yusuf Macan Efendi, meninjau fasilitas, sarana dan prasarana Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Dengan didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bandung, Dede menerima sejumlah pemaparan, tentang sejumlah aspek, dari mulai kelebihan hingga kekurangan dari stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung ini.

Stadion berkapasitas sekitar 27.000 penonton ini, merupakan satu dari enam stadion di Indonesia, yang ditunjuk oleh Federasi Sepak Bola Dunia,  FIFA, sebagai salah satu stadion yang akan digunakan sebagai venue pertandingan bergengsi antar negara, pada perhelatan akbar piala dunia U-20 pada Tahun 2021 mendatang.

 Menurut mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini, jika dipresentasekan, Stadion Si Jalak Harupat ini berada di angka delapan puluh persen. tentunya masih banyak yang harus diperbaiki untuk menunjang perhelatan piala dunia U-20, yang tentunya berbeda kelas dengan liga domestik, Meskipun sejumlah fasilitas seperti tempat pemanasan, ruang ganti pemain, toilet, tempat berendam hingga ruang sauna, sudah dianggap cukup menunjang.
Namun jika nantinya terpilih dan lolos dalam tahap verifikasi oleh FIFA dan PSSI klub Persib Bandung, terancam tidak diperbolehkan merumput di Stadion Si Jalak Harupat, karena stadion yang disiapkan untuk perhelatan Piala Dunia, harus diistirahatkan, dan diberikan treatmen khusus selama satu tahun, sebelum perhelatan empat tahunan tersebut digelar.

Salah satu alasan FIFA menunjuk Stadion Si Jalak Harupat, salah satunya adalah kualitas rumput yang didatangkan langsung dari Italy pada tahun 2016 lalu, dan otentik dengan sejumlah stadion elit di Benua Eropa, seperti Stadion Santiago Bernabeu milik Real Madrid, dan milik FC Zenit yakni Stadion Saint Petersburg.

Selain Stadion Si Jalak Harupat, FIFA juga menunjuk sembilan stadion lainnya di Indonesia, yakni Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Patriot Bekasi, Stadion Wibawa Mukti CikaranG, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion kapten I Wayan Dipta Bali. namun hanya akan ada enam stadion saja yang terpilih, yang dianggap paling mumpuni.