Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Ke Dalam Lapas

32

Dalam kurun waktu sepekan terakhir, Petugas Kepolisian SAT NARKOBA Polresta Bandung, tangkap empat orang tersangka penyalahgunaan narkotika. Modus yang dilakukan oleh empat tersangka tersebut, yakni melakukan penyelundupan narkotika ke dalam lapas jelekong, Kabupaten Bandung, dan Pengadilan Negeri Bale Bandung.

Sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu, ganja dan puluhan butir obat keras tersebut, merupakan hasil sitaan tiga kasus dari empat orang tersangka penyalahgunaan narkotika, yang diamankan oleh Petugas Kepolisian Satuan Reserse Narkoba Polres Kota Bandung, dalam kurun waktu sepekan terakhir. Keempatnya yakni AN, YY, DK dan AM. Tersangka AN dan YY merupakan pasangan suami isteri. Modus operandi yang dilakukan oleh ketiga tersangka, yakni melakukan penyelundupan. Tiga tersangka yakni an dan YY, diamankan di Pengadilan Negeri Bale Bandung, usai AN diketahui oleh Petugas Pengadilan Negeri, membawa barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak tujuh koma lima gram, yang rencananya akan diberikan pada suaminya YY, yang tengah menjalani proses persidangan dalam kasus pencurian. Sementara tersangka am, diamankan di lapas narkotika kelas 2a jelekong, baleendah, kabupaten bandung, saat akan menyelundupkan narkotika jenis sabu sebanyak dua puluh gram, yang ditujukan pada seorang narapidana di dalam lapas. Untuk mengecoh petugas sipir, tersangka am bahkan mencoba mengkelabui petugas dengan cara dimasukkan paketan sabu kedalam anusnya.

Selain menangkap tersangka penyelundupan, petugas pun mengamankan tersangka DK, yang merupakan seorang pengedar narkotika jenis sabu, ganja, dan obat keras, yang kerap menjual barang haram tersebut pada pelajar di wilayah Hukum Kabupaten Bandung. Selain narkotika, dari tangan DK, Petugas pun mengamankan beberapa bong, alat timbangan dan telfon genggam yang digunakan untuk bertransaksi dengan para pembeli. Sementara guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, keempat tersangka tersebut, akan diganjar pasal 114, 112 dan 127 kuh pidana tentang penyalahgunaan narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal dua puluh tahun penjara.

Rezytia Prasaja, Bandung Tv.