Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba

248

Jual berbagai jenis dan merek obat keras secara online melalui jejaring sosial, dan mengirimkan barang-barang terlarang tersebut dengan menggunakan jasa pengiriman ekspedisi jne, tiga orang pemuda asal soreang, kabupaten bandung, diringkus petugas satuan narkoba polres bandung. dari tangan pelaku, petugas menagmankan barang bukti tibuan butir obat keras berbagai jenis dan merek siap edar.

I-y, r-b, dan w-w, terpaksa harus berurusan dengan petugas satuan narkoba polres bandung. ketiganya ditangkap di kediamannya masing-masing, lantaran menjual obat-obatan keras golongan iv berbagai jenis dan merek secara online. tak hanya itu, para tersangka juga nekat mengirimkan obat terlarang yang dijualnya tersebut melalui jasa pengiriman. ketiga tersangka mendapatkan obat-obatan keras golongan iv tersebut, dari makassar. kemudian tersangka menjualnya kembali dengan sistem yang sama, total sudah lima kali tersangka menggunakan jasa pengiriman. saat dilakukan penangkapan di kediaman para tersangka, polisi berhasil mengamankan 2.000 butir hexymer, 845 butir tramadol, 400 butir alprazolam, 1.500 butir riklona, dan 6.000 butir dextro. polisi juga mengamankan sebuah kardus kecil berisi obat-obatan keras, paketan ekspedisi jne, yang baru datang dari makassar.

Akp agus susanto, mengatakan target penjualan obat-obatan keras golongan iv berbagai jenis dan merek yang didapatnya para tersangka dari makassar tersebut, pada anak-anak sekolah yang masih dibawah umur.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya ,kini ketiga tersangka harus mendekam di sel tahanan mapolres bandung, karena melanggar pasal 112 dan 114 nomor 35 tahun 2009, tentang psikotropika, dan terancam hukuman maksimal lima belas tahun penjara dan atau denda satu milyar rupiah.

Rezytia prasaja, bandung tv.,