“Politik Mah Tafsir” Di Balik Pertemuan Kang Emil & Khofifah

3
“Politik Mah Tafsir” Di Balik Pertemuan Kang Emil & Khofifah

BISNIS BANDUNG— Tiba-tiba dua gubernur di Pulau Jawa yakni Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa  mengadakan pertemuan. Adakah  agenda politik di antara mereka,  sekadar pertemuan biasa  sesama kepala daerah atau ada yang dibicarakan  secara spesial.

Dengan santai Gubernur  Ridwan Kamil atau Kang Emil menuturkani bahwa agenda pertemuan antara dirinya dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Sate Bandung, tidak terkait dengan perpolitikan namun hanya bersilaturahim sebagai sesama kepala daerah.

“Tidak direncanakan, jadi politik mah tafsir. Kita jauhan ditafsir, kita dekatkan ditafsir, tidak bersapa ditafsir, akrab ditafsir. Kita mah niatnya bukan itu, niatnya urusan kemaslahatan keumatan,” kata Ridwan Kamil,  Selasa (20/4/2021).

Kang Emil menyatakan  akan kompak bersinergi dan menegaskan tak membahas kemungkinan berpasangan di Pilpres 2024 terkait pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah bertemu dengan Kang Emil seusai mengisi studium generale di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jatinangor, Kabupaten Sumedang kemudian bertemu dengan elemen muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Bandung.

Gubernur Ridwan Kamil memfasilitasi agenda tersebut di Gedung Sate Kota Bandung pada Senin (19/4) malam.

“Kita ingin bersilaturahim dengan warga Jabar, terutama yang elemen muslimat NU, dan terima kasih kami diberi kesempatan di Gedung Sate ini,” ujar Khofifah.

Keduanya menegaskan dalam pertemuan itu tidak ada pembahasan mengenai kemungkinan berpasangan pada Pilpres 2024.

“Ini adalah bagian dari silaturahim. Jadi nggak ada pertemuan yang tiba-tiba. pasti ini atas izin Allah kami bisa bersilaturahim pada malam hari ini,” tutur gubernur yang mantan menteri negara pemberdayaan perempuan dan menteri sosial tersebut.(B-002)***