Polrestabes Bandung & BXS Gelar Kompetisi Road Safety & Freestyle

111

BXS Pakuan Road Safety & Stunt Gathering National 2019 menjadi perhelatan akbar nasional yag digelar penghujung akhir tahun yang berlangsung di area depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, 14-15 Desember 2019.  Kegiatan nasional ini menghadirkan tantangan baru yang harus ditaklukan oleh para freestyler tanah air yang datang dari berbagai kota di Indonesia.  Acara yang dikemas oleh Satlantas Polrestabes Bandung dan Bandung Xtreme Squad (BXS) ini diikuti sebanyak 102 freestyler, termasuk 3 peserta  terjauh yang datang dari Jayapura.

Acara ini dibuka oleh Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema S.IK.MH,n dihadiri oleh Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Eddy Djunaedi. Bentuk kegiatan ini diisi oleh lomba freestyle, coaching clinic, kompetisi Safety riding serta pembacaan deklarasi bikers Bandung kondusif yang dipimpin oleh Pemain film sekaligus komedian Epy Kusnandar  diikuti oleh 2077 bikers dari 177 klub  otomotif.

Deklarasi ini diharapkan bisa menumbuhkan rasa kebersamaan dalam keberagaman antar komunitas otomotif , sehingga dapat menjaga Bandung sebagai kota yang aman  dan kondusif.

Tempat penyelengaraan event berada ditengah keramaian kota, tak membuat khawatir bagi penyelenggara akan sepi dari kunjungan para penonton. Nuansa lomba yang atraktif dan seru menjadi daya tarik para penonton dan komunitas pencinta otomotif freestyle Jawa Barat dan provinsi lainnya yang terus berdatangan. Para penonton yang memenuhi area tribun tidak beranjak dan tetap setia  menyaksikan kendaraan para idolanya menari diatas trek dengan sepeda motornya.

Kasatlantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo SH.S.IK.MM mengatakan, kegiatan ini sebagai langkah untuk mewadahi para penghobi motor freestyle, sekaligus menyatukan visi dan misi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas di Kota kembang Bandung. Disisi lain harapan juga ditujukan kepada pemerintah daerah untuk terus membantu perkembangan olahraga freestyle di Bandung dengan mensupport sarana dan prasarana berkompetisi dan berlatih serta mendukung para rider yang ingin mengikuti kejuaraan di luar negeri.

Kompetisi freestyle ini terdiri dari 8 kelas yang terbagi dalam 3 kategori pemula, sport dan pro dengan kelas tambahan, yaitu beregu.

Kepiawaian para freestyler diuji. Para frestyler pemula hingga senior dari berbagai kelas dan kategori secara bergiliran tampil tanpa jeda.  Mereka dituntut memiliki skill yang mumpuni dan adaptasi yang tinggi dalam menampilan berbagai gaya atraksi. Persaingan antar peserta di setiap kelas terus berjalan dengan ketat. Mereka berusaha untuk tampil terbaik untuk mengumpulkan poin terbanyak.

“Alhamdulillah kompetisi freestyle ini berhasil,  diikuti sebanyak 102 peserta dari berbagai kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, DKI Jakarta, Palangkaraya dan Jayapura. Namun untuk 5 peserta dari Kamboja batal hadir karena terkendala ijin imigrasi. Kita berharap kompetisi ini jadi agenda rutin setiap tahun dan menjadi ajang silaturahmi antar penghobi freestyle dan menjadikan olahraga ketangkasan ini terus berkembang dalam mengembangkan komunitas olahraga tantangan khususnya freestyle sebagai salah satu jalur olahraga rekreasi di Indonesia, mengenalkan kepada masyarakat serta mendorong minat generasi muda untuk mulai menekuni, mencari bakat-bakat freestylers untuk berprestasi di tingkat nasional maupun iInternasional,”ujar, Koer, salah satu aktivis Komunitas Bandung Xtreme Squad (BXS).

Disisi lain harapan juga disampaikan oleh segenap anggota Bandung Xtreme Squad (BXS), agar kegiatan inin diselaraskan dengan hari jadinya yang ke-4. Disamping harapan semoga BXS tambah dewasa dan menjadi komunitas  untuk menyalurkan hobi yang mampu mempererat tali persaudaraan serta tetap guyub.

BXS berencana akan menggelar kejuaraaan daerah freestyle IMI Jabar sebanyak 5 seri di Garut, Tasik, Cirebon, Sukabumi dan Banjar pada tahun 2020 mendatang. (E-002)***