POLRESTABES Bandung Gerebeg Kontrakan Peracik Tembakau Sintetis

17

Kontrakan yang memproduksi tembakau sintetis atau sejenis tembakau gorila, di jalan lapang tembak Kota Bandung. Dari hasil penggerebegan, petugas menemukan sebanyak 6 koma 8 kilogram tembakau gorila, yang rencananya akan di pasarkan secara daring.

Inilah dua kamar kontrakan, yang dijadikan tempat produksi tembakau sintetis, atau biasa dikenal dengan istilah tembakau gorila. Penggerebekan dilakukan oleh Petugas Satuan Reserse Narkoba POLRESTABES Bandung, di jalan lapangan tembak, Kota Bandung.

Penggerbekan tersebut, dilakukan berdasarkan adanya informasi dari masyarakat, bahwa dikamar kostan tersebut terdapat aktivitas produksi tembakau sintetis atau tembakau gorila.

Dari penggerbekan tersebut, polisi berhasil mendapati 6 koma 8 kilogram tembakau sintetis dan sejumlah alat prosuksi, diantaranya cairan kimia serta bahan baku tembakau gorila.

Kasat Narkoba POLRESTABES Bandung, AKBP Irfan Nurmansyah mengatakan, selain menyita barang bukti, pihaknya juga berhasil mengamankan tiga orang pemuda berinisial AS, A, dan AL. Ketiganya merupakan penguhuni kamar kontrakan, juga berperan sebagai peracik tembakau tersebut.

Dalam aksinya, para pelaku menjual hasil produksi tembakau tersebut secara daring di media sosial. Pelaku juga menggunakan modus baru, yakni menutupi tembakau gorila tersebut dengan makanan ringan berupa kacang, untuk mengelabui petugas dan melancarkan aksinya.

Sementara itu, penjaga kontrakan   Eko mengaku, para pelaku, menyewa kamar kontrakan sejak tahun 2016 silam. Awalnya mengaku memiliki counter HP, dan sempat ada kiriman paket yang datang kekontrakannya, namun ia mengaku kiriman paket parfum.

Berdasarkan hasil penyelidikan, aktifitas produksi tembakau gorila tersebut sudah berjalan sejak pertengahan tahun 2019 lalu. Polisi terus melakukan pengembangan untuk mengetahui kemana saja barang haram tersebut dipasarkan.

Yuwana Kurniawan, Bandung Tv.